Bahan Pangan Lokal Naik, Warga Minta Intervensi Pemerintah
- 16 Apr 2026 18:10 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Harga bahan makanan lokal saat ini semakin meningkat. Pembeli mengeluhkan harga yang naik, tetapi tidak bisa berhenti berbelanja.
Salah satu yang mengalami kenaikan yang signifikan adalah enbal, atau olahan singkong. Bukan hanya harga jual enbal bunga yang dibanderol tiga bulatan seharga Rp.10.000, tapi juga harga per paket mentah mencapai Rp.150.000 hingga Rp.170.000. Epa Namsa, salah satu pembeli di pasar langgur mengatakan, saat ini untuk membeli embal atau beras pertimbangannya sama, karena selain makanan pokok warga, selisih harga pun tak beda jauh.
"Beli enbal atau beras sekarang Katong (kami) pikir sama saja, karena harga enbal sudah menyamai harga beras sekarung 10kg, dan juga sama-sama bahan makanan pokok orang Kei, jadi katong bisa pilih mau beli yang mana. Walau memang harganya cukup tinggi dari harga awal, bagi katong yang suka makan enbal, ini sudah mulai mahal ya," jelas Epa.
Selain harga enbal yang tinggi, hasil bumi seperti keladi dan ubi jalar (petatas-lokal) juga mengalami kenaikan harga dari Rp.20.000 per tumpuk naik menjadi Rp50.000 per tumpuk. Cabe rawit menyentuh angka Rp.200.000/kg sedangkan jeruk rp10.000 per piring kecil dan bawang merah Rp55.000/kg. Dirinya meminta intervensi pemerintah agar bisa menurunkan harga, karena ini sudah termasuk berat untuk membeli dengan kondisi ekonomi yang makin lesu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....