Fenomena Interaksi Samudra Pasifik Picu Peningkatan Hujan di Indonesia

  • 09 Apr 2026 08:53 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur- Fenomena interaksi antara angin di Samudra Pasifik dan atmosfer berdampak pada kondisi iklim global, termasuk Indonesia. Saat wilayah timur seperti Ekuador mengalami suhu lebih dingin dari normal, terbentuk tekanan udara tinggi yang memicu pergerakan massa udara.

Petugas Operasional dan Prakirawan Cuaca BMKG Maluku Tenggara, Putra Ramadhan kepada rri.co.id (08/04/2026), menjelaskan bahwa tekanan udara tinggi tersebut menyebabkan udara menyebar ke wilayah lain. Ia menyebutkan pergerakan udara itu akhirnya kembali ke Indonesia dan memicu peningkatan curah hujan.

"di mana Di sana itu dia lebih dingin dari normalnya menyebabkan satu arah angin itu terjadi tekanan udara tinggi, tekanan udara tinggi menyebabkan udara itu menyebar atau keluar dari lokasinya dia kembali lagi ke Indonesia biasanya itu ditandai dengan ujian yang lebih deras", kata Putra.

Menurut Putra Ramadhan, berdasarkan proyeksi pusat iklim dunia seperti NOAA, fenomena ini terjadi saat peralihan musim. Periode tersebut diperkirakan berlangsung dari akhir September hingga Desember.

Ia menambahkan kondisi ini penting diperhatikan oleh masyarakat, khususnya sektor pertanian. Peningkatan curah hujan dapat membawa manfaat, namun juga berpotensi menimbulkan dampak bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....