Langkah Antispatif BPBD Tual Atasi Banjir Rob

  • 30 Mar 2026 20:51 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tual, Ahmad Rahayaan kepada rri.co.id mengatakan, berbagai langkah akan diambil guna mengantisipasi dampak dari potensi bajir pesisir atau rob yang berpotensi terjadi di Kota Tual. Hal ini dilakukan sejalan dengan SOP yang diberlakukan dalam penanganan bencana alam pada umumnya.

Rahayaan mengatakan, apabila terjadi banjir rob, salah satu langkah penting yang diambil adalah kesiapan sarana penunjang seperti alat berupa pompa untuk melakukan penyedotan apabila debit air sudah melebihi batas normal serta perbaikan tanggul yang menjadi penahan air laut guna meminimalisir dampak kerugian yang ditimbulkan.

“BPBD Kota Tual dalam persiapan menghadapi banjir rob, ada beberapa langkah yang kami lakukan, yang pertama kesiapan pompa, jika terjadi banjir rob kami akan sedot keluar sehingga tidak berpotensi menggenangi rumah-rumah yang ada di pesisir,” kata Ahmad.

Beberapa langkah antisipatif juga meliputi strategi penyelematan makhlluk hidup dan barang berharga berupa dokumen penting yang dilakukan bersama tim yang biasa melibatkan pihak terkait lainnya seperti Basarnas dan TNI POLRI.

Rahayaan berharap masyarakat, khususnya yang mendiami wilayah pesisir tetap meningkatkan kesiapsiagaan selama masa prakiraan potensi banjir rob berlangsung, yakni 30 Maret hingga 10 April 2026. Dirinya meminta adanya kerjasama dan komunikasi intens dengan pihak BPBD jika potensi ini terjadi secara tiba-tiba guna dilakukan penanganan secepatnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....