Keluhan Orang Tua Siswa Tentang Dana Bantuan Siswa
- 30 Mar 2026 20:36 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Keluhan warga mengenai jenis bantuan siswa yang tidak jelas namanya merupakan indikasi kurangnya transparansi dan berpotensi melanggar prosedur penyaluran bantuan pendidikan. Berdasarkan temuan, masalah ini sering terkait dengan Program Indonesia Pintar (PIP), di mana orang tua siswa tidak menerima informasi lengkap mengenai nama bantuan, nominal, atau mekanisme pencairannya.
Hal itu dikeluhkan salah satu orang tua murid dari desa Rerean kei besar Maluku Tenggara, Andres Bravo pada acara Selamat pagi Evav belum lama ini. Dikatakan jika anaknya mendapatkan beasiswa atau bantuan lain berupa uang tunai harus jelas jenis bantuannya apa, kemudian jangan tiba-tiba disodorkan uang tunai.
Kata Bravo, jika ada bantuan resmi dari sekolah atau dari Lembaga lain mestinya harus transparan dan harus melalui prosedur minimal orang tua murid mengetahuinya terlebih dahulu agar tidak menimbulkan pertanyaan dan spekulasi buruk terhadap pihak sekolah.
“Waktu itu saya kaget anak saya tiba-tiba dikasih uang tunai oleh guru di sekolah, seharusnya mereka sampaikan itu bantuan apa biar kami sebagai orang tidak berpikir buruk,"utur Bravo
Bravo menandaskan, pentingnya keterbukaan dan tanggung jawab dalam pengelolaan dana pendidikan guna meningkatkan kepercayaan publik, serta memastikan dana digunakan sesuai peruntukannya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Pihak sekolah wajib mengelola dana bantuan siswa (BOS/PIP) secara transparan, akuntabel, dan mengumumkannya secara terbuka kepada orang tua dan masyarakat melalui papan pengumuman atau website. Transparansi ini krusial untuk mencegah penyalahgunaan, memastikan dana tepat sasaran (siswa miskin/rentan), dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....