Membentuk Karakter Berakhlak Mulia Melalui Pendiikan Agama Intensif
- 30 Mar 2026 13:35 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Menyekolahkan anak di pondok pesantren efektif membentuk karakter berakhlak mulia melalui pendidikan agama intensif, disiplin 24 jam, dan pembiasaan adab. Pesantren menanamkan kemandirian, kejujuran, tanggung jawab, serta penghormatan kepada guru dan sesama, menciptakan generasi yang berilmu sekaligus santun dalam lingkungan Islami yang konsisten.
Demikian dikatakan Ust. Ahmadin La Hami dari desa Ibra kei kecil Maluku Tenggara pada saat mengantarkan anaknya di pelabuhan kota Tual untuk masuk sekolah ke salah satu pondok pesantren yang ada di daerah jawa timur senin (30/3/2026).
| Baca juga: Generasi Muda Adalah Masa Depan Kita |
Dijelaskan, adapun kegiatan rutin dalam pondok tersebut meliputi sholat berjamaah, sholat tahajud, membaca Al-Qur'an, zikir, membentuk kedisiplinan dan spiritualitas. Sementara Pendidikan Akhlak & Adab yakni penekanan pada perilaku sopan santun kepada pengasuh (kiai/ustadz) dan sesama santri, serta pengajian kitab kuning.
Lanjut Ahmadin, untuk kemandirian dan disiplin, mereka belajar mengurus kebutuhan pribadi (mencuci, merapikan barang) dan mematuhi peraturan pondok yang ketat.” Disana anak-anak bisa hidup mandiri, mengurus kebutuhan pribadi juga lain-lain dan menaati aturan pondok pesantren yang berlaku.” Ungkap Ust. Ahmadin
Lingkungan Islami (Kolektif), hidup bersama mengajarkan kerjasama, persaudaraan (ukhuwah Islamiyah), kesabaran, dan empati. Keteladanan Ustadz/Pengasuh, menjadi contoh langsung (uswah hasanah) dalam perilaku sehari-hari.
Ditambahkan, ketika anak sering melihat orang tuanya ataupun gurunya melakukan kebaikan maka otomatis anak-anak akan belajar tentang hal tersebut dan menirukannya. Jika dilakukan berulang kali maka akan menjadi karakter yang membentuk akhlak mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....