Pekan Cerita Rakyat dan Fabel Sedunia

  • 16 Mar 2026 17:45 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Dunia internasional memasuki perayaan Pekan Cerita Rakyat dan Fabel Sedunia yang berlangsung pada minggu ketiga bulan Maret, tepatnya mulai tanggal 17 hingga 23 Maret 2026.

Momentum tahunan ini menjadi ajang global untuk mengajak masyarakat modern menengok kembali kekayaan narasi tradisional. Perayaan ini bertujuan memperkuat pemahaman lintas budaya melalui kisah-kisah ikonik yang telah membentuk identitas berbagai bangsa di belahan dunia.

Dilansir dari berbagai sumber, Secara esensial, cerita rakyat merupakan kristalisasi budaya yang diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Di sisi lain, fabel hadir sebagai cabang spesifik dari cerita rakyat yang menggunakan karakter hewan untuk menyampaikan pesan moral yang mendalam. Keduanya berfungsi lebih dari sekadar hiburan; mereka adalah cermin dari norma, etika, dan kearifan lokal yang tetap relevan meski zaman terus berganti.

Tradisi mendongeng sendiri telah menjadi fondasi komunikasi manusia sejak zaman nenek moyang, jauh sebelum literasi teks menyebar luas. Melalui penuturan kisah, nilai-nilai kehidupan dan sejarah peradaban disampaikan dengan cara yang emosional dan mudah diingat.

Dalam konteks modern, menghidupkan kembali tradisi ini dianggap krusial untuk mengimbangi derasnya arus informasi digital yang seringkali minim akan muatan karakter dan nilai kemanusiaan.

Peringatan pekan ini diharapkan mampu mendorong orang tua, pendidik, dan pegiat seni untuk kembali mempopulerkan dongeng di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Dengan mengenali akar budaya melalui cerita rakyat, generasi muda diharapkan memiliki fondasi jati diri yang kuat serta rasa toleransi yang tinggi terhadap keberagaman global. Melalui cerita, perbedaan budaya tidak lagi menjadi sekat, melainkan menjadi jembatan pemersatu bangsa.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....