BMKG Maluku Rilis Peringatan Dini Cuaca Buruk hingga 16 Maret

  • 12 Mar 2026 19:19 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca buruk yang akan berlaku hingga Senin 16 Maret 2026. Hal ini menyusul hasil analisis kondisi atmosfer yang memicu terjadinya cuaca signifikan di wilayah Maluku, meliputi adanya sirkulasi siklonik di Australia dan di utara Papua yang membentuk belokan angin dan konvergensi di wilayah Maluku

Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Laut Banda antara 28 hingga 31 derajat Celsius dengan anomali -0.5-0.5 derajat Celsius menyebabkan adanya penambahan massa uap air yang mendukung tumbuhnya awan-awan konvektif. Beberapa kondisi tersebut berpengaruh terhadap proses pembentukan dan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Maluku.

Merujuk hasil analisis ini, BMKG Maluku mengeluarkan early warning atau peringatan dini waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang sesaat yang berpotensi terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Kota Provinsi Maluku hingga beberapa hari kedepan.

Menindaklanjutinya, Kepala BMKG Maluku Tenggara, Oktovianus Jootje Zadrak, kepada rri.co.id, Kamis (12/3/2026) pagi menyampaikan, pihaknya telah meneruskan rilis ini ke seluruh unsur tekait yang ada di wilayah kerja BMKG Maluku Tenggara. Ia juga mengingatkan, kondisi ini juga turut mempengaruhi ketinggian gelombang laut yang berkisar antara 1.25 hingga 2.5 meter atau kategori sedang. Untuk itu, Zadrak menghimbau semua pihak tetap meningkatkan kewaspadaannya agar tidak terkena dampak.

“Harus diwaspadai potensi tinggi gelombang kategori sedang, diperkirakan terjadi pada tanggal 12 sampai 16 Maret 2026, di semua perairan termasuk perairan Kepulauan Kei,” kata Zadrak.

Zadrak juga mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu memantau perkembangan informasi prakiraan cuaca dan perkembangan dini cuaca ekstrim dari BMKG melalui kanal informasi resmi BMKG.

Ia menambahkan, kondisi saat ini juga dipengaruhi bibit siklon tropis 95W terpantau di Samudera Pasifik utara Papua dengan kecepatan angin di pusat sistem 20 knot dan tekanan 1008 hPa dengan pergerakan ke utara - timur laut dan bibit siklon tropis 95W diperkirakan menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan dalam kategori rendah.

Rekomendasi Berita