Penjual Batu BTN Tual Tagih Janji

  • 05 Mar 2026 19:50 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Penjual batu di BTN Tual tagih janji kepada pemerintah dan anggota DPRD saat kampanye terkait penetapan harga batu. Hal ini seiring belum adanya kesepakatan harga batu yang baku sehingga berdampak terhadap kelancaran penjualan.

Salah satu penjual batu, Sufat Borut, kepada rri.co.id pada Rabu 4 Maret mengaku, persoalan harga batu sampai dengan saat ini masih menjadi polemik di kalangan sesama penjual batu karena sebagian menjual dengan harga tujuh ribu per karung dan sebagian lagi sepuluh ribu per karung. Menurut Borut, perbedaan harga ini secara langsung akan merugikan sesama penjual. Selain itu, harga yang berlaku dianggap sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini karena relatif murah.

Borut mengatakan, keluhan ini telah disampaikan kepada pemerintah dan calon anggota DPRD pada momen Pilkada 2024. Pada kesempatan itu, pemeritah daerah dan calon anggota DPRD berjanji untuk menetapkan dan menaikkan harga jual pada lima belas ribu rupiah per karung namun sampai dengan saat ini belum terpenuhi.

“Waktu Pilkada dijanjikan batu kita ini dinaikan menjadi 15 ribu per karung, tapi tidak ada kejelasan jadi kita tetap dengan 10 ribu,” kata Borut.

Hal senada juga disampaikan penjual batu lainnya, Bandri Rahangiar, yang meminta perhatian pemerintah untuk penetapan harga yang pasti agar dapat menjadi acuan bagi seluruh penjual batu yang ada di area BTN Kota Tual.

“Memang pembeli menurun, untuk menarik minat sebagian menjual dengan harga lebih murah, yang bertahan jadinya semakin tidak ada pembeli, jadi ini mohon perhatiannya dari pemerintah atau yang berwenang,” tambah Bandri.

Adanya perbedan harga jual batu di Kota Tual kata Bandri, juga dipicu minat pembeli yang semakin kurang sehingga memaksa sebagian menjual dengan harga di bawah standar. Ia berharap ada perhatian serius dari pihak terkait atas hal ini. Berjualan batu merupakan mata pencaharian utama yang sudah digeluti sejak lama. Sebagian besar di antara mereka mengandalkan hasil penjualan batu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membantu biaya sekolah anak .

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....