Mengenang Pertempuran Selat Sunda

  • 27 Feb 2026 03:29 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Setiap tanggal 27 Februari, Indonesia memperingati Hari Pertempuran Selat Sunda guna mengenang peristiwa heroik sekaligus tragis yang terjadi pada tahun 1942. Pertempuran besar ini merupakan bagian dari kampanye militer Jepang dalam upaya menguasai wilayah Asia Tenggara selama Perang Dunia II. Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk menengok kembali dedikasi para pahlawan yang gugur di medan laut demi mempertahankan kedaulatan wilayah dari ekspansi asing.

Dilansir dari berbagai sumber, peristiwa ini bermula ketika pasukan Jepang meluncurkan serangan mendadak terhadap kapal-kapal perang Sekutu, khususnya armada Belanda dan Inggris, yang tengah berlabuh di Selat Sunda. Pertempuran sengit yang berlangsung selama dua hari tersebut mengakibatkan kerugian besar di pihak Sekutu, baik dari segi armada kapal maupun personel. Kekuatan laut Jepang yang dominan saat itu berhasil mematahkan pertahanan lawan dalam waktu singkat.

Kemenangan Jepang dalam palagan ini menjadi pintu masuk utama bagi mereka untuk menduduki wilayah Indonesia secara menyeluruh. Dengan lumpuhnya kekuatan armada Sekutu di perairan tersebut, Jepang secara resmi memulai masa penjajahannya di Nusantara yang berlangsung selama tiga setengah tahun. Peristiwa ini pun tercatat sebagai salah satu momen krusial yang mengubah peta politik dan militer di kawasan Hindia Belanda.

Secara historis, Pertempuran Selat Sunda dianggap sebagai titik balik besar dalam perjalanan bangsa Indonesia karena menandai berakhirnya era kekuasaan Belanda dan dimulainya periode pendudukan Jepang. Hingga saat ini, penghormatan terus diberikan kepada para prajurit yang karam bersama kapal mereka di dasar Selat Sunda. Semangat mereka menjadi pengingat bagi generasi muda akan mahalnya harga kemerdekaan dan pentingnya menjaga kedaulatan bahari tanah air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....