Jejak Sejarah Berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam
- 05 Feb 2026 06:20 WIB
- Tual
RRI. CO.ID. Langgur - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merayakan miladnya sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan tertua dan terbesar di Indonesia. Organisasi ini resmi didirikan pada 5 Februari 1947 di Yogyakarta, tepatnya di salah satu ruang kuliah Sekolah Tinggi Islam (sekarang UII). Kelahirannya diprakarsai oleh Lafran Pane beserta 14 orang rekannya di tengah suasana perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang baru seumur jagung.
Dilansir dari berbagai sumber, latar belakang berdirinya HMI dipicu oleh kegelisahan terhadap kondisi mahasiswa muslim saat itu yang dinilai terlalu sekuler dan kurang memahami nilai-nilai keislaman serta kebangsaan. Lafran Pane memandang perlu adanya wadah bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus menjadi motor penggerak perjuangan melawan penjajahan. Oleh karena itu, HMI lahir dengan dua komitmen utama: Komitmen Keislaman dan Komitmen Kebangsaan.
Selama perjalanannya, HMI telah melewati berbagai dinamika politik di Indonesia, mulai dari masa revolusi fisik hingga era reformasi. Organisasi ini dikenal sebagai "kawah candradimuka" yang melahirkan banyak tokoh besar bangsa, mulai dari cendekiawan, teknokrat, hingga pemimpin politik. Kontribusi HMI dalam menjaga keutuhan NKRI dan memperjuangkan aspirasi umat Islam menjadikannya pilar penting dalam sejarah pergerakan pemuda di tanah air.
Di usia yang kini menginjak hampir delapan dekade, HMI terus berupaya menjawab tantangan zaman melalui visi "Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam". Perayaan hari lahir ini bukan sekadar seremonial, melainkan momen refleksi bagi seluruh kader untuk memperkuat peran intelektual dalam pembangunan bangsa. HMI diharapkan tetap menjadi organisasi yang independen dan kritis dalam mengawal arah masa depan Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....