Panduan Sukses Budidaya Cabe Keriting
- 03 Feb 2026 21:37 WIB
- Tual
RRI.CO.ID. Langgur - Dinas Pertanian Kota Tual terus mendorong peningkatan produktivitas petani melalui edukasi budidaya cabai keriting. Para petani diajak memahami tahapan penanaman cabai secara benar, mulai dari penyemaian hingga pascapanen. Program ini bertujuan membantu petani menghasilkan cabai berkualitas tinggi serta meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.
Frans Bonyaktutul, A.Md, Staf Bidang Pertanian, Dinas Pertanian Kota Tual mengatakan, tahap awal budidaya dimulai dari penyemaian bibit dengan menggunakan tanah gembur yang dicampur kompos. Benih disemai secara merata dan tipis, lalu disiram setiap hari hingga tumbuh. Setelah itu, lahan dipersiapkan dengan cara dikeringkan dan dicangkul, kemudian dibuat bedengan selebar 100–120 sentimeter yang ditutup mulsa plastik, serta lubang tanam dengan jarak sekitar 50 sentimeter agar pertumbuhan tanaman optimal.
Pada tahap perawatan, tanaman cabai disiram setiap pagi atau sore hari serta rutin dikontrol dari hama dan penyakit. Petani juga dianjurkan memangkas tunas dan daun kering agar tanaman tetap sehat. Pemupukan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pupuk organik seminggu setelah tanam, kemudian ditambah pupuk kimia seperti Urea, KCL, dan NPK untuk mendukung pertumbuhan dan pembuahan.
Boyaktutul Menambahkan, memasuki masa panen, cabai dapat dipetik pada umur 80–90 hari setelah tanam. Hasil panen kemudian disortir, dikemas, dan dipasarkan ke pasar atau pengepul. Penanganan pascapanen dilakukan dengan memilih cabai berkualitas, menyimpannya dalam kemasan yang sesuai, serta mengeringkan atau mendinginkan untuk menjaga kesegaran. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan petani mampu meningkatkan kualitas produksi dan daya saing cabai keriting di pasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....