Mengenang 80 Tahun Peristiwa Lengkong

  • 24 Jan 2026 12:46 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Setiap tanggal 25 Januari, bangsa Indonesia memperingati salah satu momen paling dramatis dalam sejarah mempertahankan kemerdekaan, yakni Peristiwa Lengkong. Insiden yang terjadi pada tahun 1946 di Desa Lengkong, Serpong ini merupakan upaya berani dari Tentara Keamanan Rakyat (TKR) untuk melucuti senjata tentara Jepang. Inisiatif ini diambil oleh Resimen IV TKR Tangerang guna memastikan persenjataan Jepang tidak jatuh ke tangan pasukan Sekutu atau Belanda yang saat itu mulai masuk kembali ke wilayah Indonesia.

Dilansir dari berbagai sumber, Peristiwa ini bermula ketika Mayor Daan Mogot memimpin puluhan taruna dari Akademi Militer Tangerang menuju markas Jepang untuk melakukan perundingan damai. Awalnya, proses pelucutan senjata berjalan tanpa ketegangan, namun situasi berubah drastis ketika terdengar letusan senjata api yang tidak terduga dari luar area perundingan. Suara tembakan tersebut memicu kesalahpahaman fatal; tentara Jepang mengira mereka sedang diserang, sehingga mereka segera merebut kembali senjata mereka dan melepaskan tembakan membabi buta ke arah para taruna.

Pertempuran yang tidak seimbang pun pecah di lokasi tersebut. Para taruna yang terjebak dalam posisi sulit berusaha memberikan perlawanan, namun banyak dari mereka yang gugur dalam baku tembak sengit tersebut. Insiden berdarah ini merenggut nyawa 37 pejuang Indonesia, termasuk tiga perwira muda berbakat: Mayor Daan Mogot, Letnan Soebianto, dan Letnan Soetopo, serta 34 taruna Akademi Militer yang masih sangat muda.

Untuk menghormati jasa para syuhada bangsa, para korban dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Taruna, Tangerang Selatan. Pemerintah kemudian menetapkan tanggal 25 Januari sebagai Hari Bakti Taruna Akademi Militer sebagai bentuk penghormatan abadi atas dedikasi mereka. Kini, Monumen Palagan Lengkong berdiri tegak di lokasi pertempuran sebagai pengingat bagi generasi muda tentang keberanian para taruna yang rela mengorbankan nyawa demi kedaulatan Ibu Pertiwi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....