Mengenang Sejarah Dan Menggugah Aksi Global Melawan Kelaparan
- 15 Okt 2025 06:55 WIB
- Tual
KBRN, Tual : Setiap tahun, pada tanggal 16 Oktober, masyarakat dunia memperingati Hari Pangan Sedunia atau World Food Day. Peringatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi merupakan momen penting untuk meningkatkan kesadaran global tentang isu kelaparan, ketahanan pangan, dan pentingnya sistem pangan yang berkelanjutan.
Dikutip dari wikipedia dan beberapa sumber lain, Sejarah Hari Pangan Sedunia berawal dari tanggal didirikannya salah satu badan khusus di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization - FAO).
- 16 Oktober 1945: FAO didirikan dengan tujuan utama memimpin upaya internasional untuk mengakhiri kelaparan dan meningkatkan nutrisi serta produktivitas pertanian di seluruh dunia.
- November 1979: Negara-negara anggota FAO, dalam Konferensi Umum ke-20 organisasi tersebut, menyepakati sebuah resolusi untuk menetapkan tanggal 16 Oktober sebagai Hari Pangan Sedunia (HPS). Usulan ini diajukan oleh delegasi Hungaria, dipimpin oleh mantan Menteri Pertanian Dr. Pál Romány.
- 1981: Peringatan Hari Pangan Sedunia pertama kali diselenggarakan secara resmi.
Sejak saat itu, Hari Pangan Sedunia telah menjadi gerakan global yang diperingati di lebih dari 150 negara. Tujuan utama peringatan ini adalah:
1. Meningkatkan Kesadaran: Menyoroti masalah kelaparan dan kekurangan gizi yang masih diderita oleh jutaan orang di seluruh dunia.
2. Mendorong Aksi: Memobilisasi tindakan dan kerja sama lintas negara, sektor, dan generasi untuk mencapai ketahanan pangan bagi Semua.
3. Menjaga Hak Pangan: Mengingatkan bahwa pangan adalah hak asasi manusia dan setiap orang berhak mendapatkan akses ke makanan yang aman dan bergizi.
Setiap tahun, peringatan HPS mengangkat tema yang berbeda, berfokus pada isu-isu penting seperti dampak perubahan iklim terhadap pangan, pertanian berkelanjutan, hingga inovasi dalam sistem pangan.
Hari Pangan Sedunia adalah panggilan untuk bertindak, mengajak setiap individu, pemerintah, organisasi, dan perusahaan untuk memainkan peran dalam menciptakan masa depan di mana tidak ada lagi yang menderita karena kelaparan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....