Cara Menghadapi Siswa Yang Nakal di Kelas
- 07 Nov 2024 19:36 WIB
- Tual
KBRN, Tual : Siswa di dalam kelas memiliki karakter yang sangat beragam. Ada yang rajin dan patuh pada guru. Dan sebaliknya ada siswa yang cenderung nakal dan cukup sering melanggar aturan. Hal-hal yang dianggap sebagai kenakalan siswa misalnya sering bolos sekolah, tidak mengerjakan tugas, ribut di kelas, mengganggu teman saat jam pelajaran dan sebagainya. Menghadapi hal-hal seperti ini, guru harus pandai-pandai mengelola emosi sehingga dapat menemukan jalan keluar yang tepat untuk masalah seperti ini.
Dengan penanganan yang tepat, siswa yang nakal pada akhirnya bisa menjadi siswa yang baik, disiplin, dan patuh dengan guru
Dikutip dari Aku Pintar.id, Cara mendidik anak yang bandel membutuhkan tips dan trik khusus. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dicoba untuk mengatasi perilaku siswa yang nakal :
1. Tidak Memberikan Label Anak Nakal
Ketika siswa sulit diatur dan dinasehati, Guru hendaknya tidak buru-buru memarahinya. Apalagi sampai memberikan label “anak nakal”, “anak bandel”, dan sebagainya. Label-label ini dapat melukai hati siswa dan membuatnya menjadi patah semangat, bahkan dapat menghilangkan rasa percaya pada diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Siswa justru akan semakin membuat ulah karena merasa label yang diberikan pada dirinya adalah benar dan akan sia-sia berbuat sesuatu yang baik karena terlanjur dikenal sebagai siswa nakal.
2. Berikan Teladan yang Baik
Jika Guru ingin siswanya memiliki perilaku yang baik, hal utama yang harus dilakukan adalah dengan memberikan teladan atau contoh yang baik. Membentuk pribadi siswa supaya menjadi insan yang baik, sopan, dan taat pada peraturan tidak cukup hanya dengan memberikan nasihat saja. Teladan penting karena kadang kala anak atau siswa belum mengetahui dengan pasti mana hal yang baik dan juga yang kurang baik.
3. Jangan Membentak Anak di Depan Umum
Ketika siswa melakukan kesalahan atau melakukan hal yang kurang baik, hindari memarahi atau membentaknya di depan teman-temannya. Memarahi dan membentak siswa di depan umum tentu saja bukanlah hal yang bijaksana. Berikan nasihat dengan baik, berikan contoh yang baik, maka siswa akan meniru dan mau mendengarkan kata-kata guru.
4. Buat Aturan dan Beri Sanksi yang Tegas
Aturan penting untuk dibuat supaya siswa mengetahui batasan-batasan mana yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Akan lebih baik jika peraturan dibuat bersama dengan siswa serta konsekuensi yang akan diterima jika melanggar peraturan yang dibuat bersama. Peraturan ini harus dijalankan dengan konsisten oleh semua pihak termasuk siswa dan guru. Seringkali kasus siswa melanggar peraturan karena melihat adanya ketidakkonsistenan dalam penegakannya.
5. Mendoakan Siswa
Selain langkah-langkah konkrit yang dapat dilihat oleh siswa, Guru juga dapat mendoakan siswa-siswanya supaya menjadi siswa yang baik. Mendoakan siswa dapat membuat guru lebih sabar dan positif dalam menghadapi kenakalan siswa. Hal ini juga dapat menjadi contoh yang baik untuk siswa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....