Yonif TP 912/Jargaria Sakti Tanam 300 Bibit Sukun di Aru

  • 03 Agt 2026 09:43 WIB
  •  Tual

KBRN, Tual – Kompi Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 912/Jargaria Sakti menanam 300 bibit pohon sukun di Kabupaten Kepulauan Aru, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan 1 Juta Pohon Sukun yang digagas Kodam XV/Pattimura guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus penghijauan di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Program tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Pangdam XV/Pattimura Nomor ST/15430/2026 tanggal 10 Juli 2026 tentang pelaksanaan penanaman pohon sukun secara serentak di seluruh jajaran Kodam XV/Pattimura. Gerakan ini mengusung tema "Kodam XV/Pattimura untuk Ketahanan Pangan, Penghijauan Maluku dan Maluku Utara."

Kegiatan diawali dengan sambutan dan laporan ketua panitia, dilanjutkan penyerahan bibit sukun secara simbolis, kemudian penanaman bersama oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, serta tamu undangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kepulauan Aru Drs. Mohamad Djumpa, M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Aru Penny Silavana Loy, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru Dr. Amanda, S.H., M.H., Komandan Lanal Aru Letkol Laut (P) Erwin Dwi Febrianto, Wakapolres Kepulauan Aru Kompol Jessy Batara, Komandan Yonif TP 912/Jargaria Sakti, Dan Subdenpom AD Persiapan Kepulauan Aru, Danramil 1503-03 Dobo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian, perwakilan kelompok tani, serta tamu undangan lainnya.

Sebanyak 300 bibit pohon sukun ditanam di lahan ketahanan pangan Kompi Senapan A Yonif 735/Nawasena sebagai kontribusi nyata dalam mendukung target penanaman satu juta pohon sukun di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Gerakan ini tidak hanya bertujuan menghijaukan lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Pohon sukun dikenal sebagai sumber pangan kaya karbohidrat sehingga dapat menjadi alternatif maupun pendamping beras dan terigu bagi masyarakat.

Melalui program ini diharapkan masyarakat Kepulauan Aru, termasuk di kawasan transmigrasi, memiliki cadangan pangan mandiri yang mampu mendukung ketahanan pangan di tengah ancaman krisis pangan global.

Selain memiliki nilai ekonomi, pohon sukun juga memberikan manfaat ekologis. Sistem perakarannya yang kuat mampu mengikat air dan tanah sehingga efektif mencegah erosi, mengurangi risiko longsor, menjaga keseimbangan tata air, serta meningkatkan penyerapan karbon yang membantu mengurangi dampak pemanasan global dan perubahan iklim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....