SPPG Hoat Sorbay Pastikan Penyaluran MBG Kembali Normal usai Libur Sekolah
- 31 Jul 2026 19:28 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Hoat Sorbay, Ohoi Wab, Kabupaten Maluku Tenggara, memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah kerjanya berjalan lancar sejak kembali beroperasi pada 20 Juli 2026 setelah masa libur selama kurang lebih satu bulan.
Kepala SPPG Hoat Sorbay, Crissanti Anaci Jamlean, mengatakan seluruh proses penyiapan hingga penyaluran makanan kepada para penerima manfaat berlangsung lancar dan tepat waktu.
"Semua proses operasional penyaluran MBG dari tanggal 20 Juli hingga hari ini berjalan dengan baik, lancar, dan tidak ada kendala," kata Crissanti saat dihubungi tim RRI melalui pesan WhatsApp, Kamis (31/7/2026).
Menurut Crissanti, anak-anak penerima manfaat tetap mendapatkan makanan bergizi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pihaknya juga terus berupaya menjaga ketepatan waktu distribusi agar hak peserta didik dapat terpenuhi secara optimal.
Ia menjelaskan, sejauh ini tidak ada hambatan dalam proses memasak maupun penyaluran makanan ke sekolah. Seluruh tahapan operasional berjalan sesuai rencana sehingga layanan MBG dapat diberikan secara konsisten kepada para penerima manfaat.
Meski demikian, tantangan yang masih dihadapi berkaitan dengan ketersediaan bahan baku pangan untuk memenuhi kebutuhan program dalam jumlah besar. Pasokan bahan pangan lokal yang tersedia di pasar belum selalu mampu menjawab kebutuhan SPPG setiap hari.
Crissanti mengaku, kondisi tersebut dipengaruhi oleh musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Cuaca yang kurang mendukung berdampak pada hasil pertanian masyarakat sehingga pasokan sejumlah komoditas sayuran lokal menjadi terbatas.
"Kami ingin lebih banyak menggunakan menu-menu lokal, terutama sayuran yang dihasilkan petani di daerah ini. Namun karena hasil tani berkurang akibat musim kemarau, kami lebih sering menggunakan sayuran yang tersedia di pasar seperti kol, wortel, dan kentang," ujarnya.
Kendati menghadapi keterbatasan pasokan bahan baku, SPPG Hoat Sorbay tetap berupaya memanfaatkan produk lokal semaksimal mungkin. Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, langkah tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan pelaku usaha lokal di Maluku Tenggara.
Crissanti menegaskan pihaknya akan terus menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan program MBG berjalan berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pihak, ia berharap kebutuhan gizi anak-anak penerima manfaat tetap terpenuhi secara optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....