Yayasan Tanimbar Humaniora Connection dan Kementerian Tenaga Kerja Bahas SDM Tan
- 20 Jun 2026 14:50 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Yayasan Tanimbar Humaniora Connection (YTHC) bersama DPP Patria PMKRI dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan melakukan audiensi, pada Jumat 19 juni 2026, untuk mendorong percepatan penyiapan Sumber Daya Manusia lokal di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam menghadapi beroperasinya Proyek Strategi Nasional Blok Masela.
Dalam pertemuan tersebut dibahas terkait strategi peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal agar masyarakat Kepulauan Tanimbar dapat mengambil peran strategi dalam proyek industri migas berskala besar dan bukan hanya sebagai penonton tetapi menjadi utama dalam dari pembangunan tersebut.
Ketua Umum YTHC Mercy Fanumbi mengatakan, dalam kehadiran YTHC sebagai penghubung antara Pemerintah dan masyarakat dan dunia industri demi memastikan manfaat dari pembangunan agar dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat di kepulauan tanimbar dan juga memastikan transformasi kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan ketenagakerjaan dan kewirausahaan berjalan beriringan dengan nilai kemanusiaan.
Sementara Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Nur mengatakan sangat menyambut positif inisiatif tersebut dan menyatakan pemerintah sangat mendukung terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal di kepulauan tanimbar dirinya juga merencanakan akan berkunjung ke Tanimbar dan komitmen Kementerian Ketenagakerjaan dalam mendukung program penguatan tenaga kerja lokal.
Kerjasama antara YTHC dan Kementerian Ketenagakerjaan kemudian akan terarah pada pemetaan potensi SDM, kebutuhan bernasis industri serta sertifikasi kompetensi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) agar tenaga kerja lokasl memiliki standar yang sesuai dengan kebutuhan industri. Selain aspek ekonomi dan ketenagakerjaan, YTHC juga menekankan pentingnya pendekatan Humaniora dalam melakukan pengawalan terhadap masuknya investasi besar ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Menurut YTHC, setiap pembangunan harus tetap memperhatikan nilai sosial, budaya serta kearifan lokal masyarakat. Juga diingatkan YTHC jika dilakukan percepatan pembangunan tanpa memperhatikan aspek sosial maka akan berpotensi menciptakan kesenjangan dan melemahkan nilai-nilai kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat di Kepulauan Tanimbar. (Iman)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....