Wabup Malra Dorong Kepala Desa Proaktif Siapkan Lahan Koperasi Merah Putih
- 05 Jun 2026 11:21 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya bergantung pada dukungan anggaran, tetapi juga pada kesiapan pemerintah desa menyediakan lahan pembangunan koperasi. Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam saat membacakan sambutan Bupati pada kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2026 di Ballroom Hotel Aurelia, Langgur, Kamis (4/6/2026).
Dalam sambutan itu, Rahantoknam menyoroti masih adanya desa yang belum menyiapkan lokasi pembangunan koperasi meskipun program tersebut telah menjadi prioritas nasional. Kepala desa dan penjabat kepala desa diminta lebih aktif membangun komunikasi dengan masyarakat, khususnya pemilik lahan, agar proses penyediaan lokasi dapat segera terealisasi.
Menurut Rahantoknam, komunikasi menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi di tingkat desa. Pemerintah desa tidak dapat bersikap pasif dan menunggu solusi datang dengan sendirinya, melainkan harus proaktif mencari jalan keluar demi mendukung program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan, penyediaan lahan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah desa dalam menyukseskan pembangunan Koperasi Merah Putih. Karena itu, setiap kepala desa diharapkan menunjukkan keseriusan dan komitmen dalam memastikan program tersebut dapat berjalan di wilayah masing-masing.
"Kalau koperasi tidak dibangun, saya anggap itu desa gagal. Kepala desa yang gagal, bukan desanya, karena tidak bisa berkomunikasi dengan baik dengan yang punya tanah. Yang penting harus berusaha terlebih dahulu," kata Rahantoknam.
Pemerintah daerah juga mengingatkan, pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan program yang menjangkau seluruh desa tanpa pengecualian. Dengan keterbatasan aset dan lahan milik pemerintah daerah, dukungan pemerintah desa melalui komunikasi dan pendekatan kepada masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan pelaksanaan program.
"Kita perlu satukan pemikiran dan satukan hati untuk membangun desa-desa, membangun ohoi-ohoi, dan membangun koperasi di semua ohoi. Mungkin tidak ada tambahan keuntungan bagi kepala desa, tetapi masyarakat akan selalu mengingat siapa yang berjuang menghadirkan koperasi di desanya," ujarnya.
Pelatihan peningkatan kapasitas pengawas KDKMP tersebut diikuti 100 peserta dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Maluku Tenggara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat tata kelola koperasi sekaligus memastikan keberadaan Koperasi Merah Putih dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, Pemkab Maluku Tenggara optimistis pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat terealisasi di seluruh wilayah. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa dan memperkuat kemandirian masyarakat dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....