Pendekatan Humanis dan Komunikatif Kepada Kelompok Binaan

  • 19 Feb 2026 21:12 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, LANGGUR - Sebagai penyuluh Agama Islam, yang menyadari setiap kelompok binaan memiliki karakter yang berbeda. Maka metode yang dipakai adalah konsistensi, keteladanan, pendekatan yang humanis dan komunikatif maka minat kelompok binaan untuk mengikuti bimbingan akan tumbuh dengan sendirinya.

Hal ini disampaikan Fatmawaty Dewi Tukloy Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara ketika menjawab pertanyaan terkait cara atau metode apa yang dipakai sehingga kelompok binaan tetap hadir dan aktif dalam bimbingan.

“Saya berusaha hadir bukan sebagai pemberi materi saja, tetapi selalu berusaha agar menjadi seseorang yang dianggap begitu berarti” Kata Tukloy saat hadir dalam Dialog Moderasi Beragama dengan topik "Bersama Penyuluh Agama, Merajut Kerukunan Umat".

Ia menjelasakan materi bimbingan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok, misalnya tentang penguatan akhlak remaja, ketahanan keluarga, atau literasi digital agar tidak mudah terprovokasi isu keagamaan. Maka ketika dilibatkan secara aktif, rasa memiliki terhadap kegiatan bimbingan menjadi lebih kuat.

Tukloy berharap kelompok – kelompok binaannya tetap kompak, dan semoga melalui penyuluhan anak – anak dapat memaknai materi yang disampaikan, menikamti moment kebersamaan dan terus menjalin hubungan silahtuhrami.

Rekomendasi Berita