Lapas Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pengembangan Sarana Hidroponik

  • 09 Feb 2026 11:02 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku terus berinovasi dalam memberikan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kali ini, fokus diarahkan pada penguatan ketahanan pangan lokal melalui optimalisasi Sarana Hidroponik Mandiri di dalam area Lapas, Senin (9/2/2026).

Langkah ini diambil bukan sekadar untuk mengisi waktu luang para warga binaan, melainkan sebagai upaya serius mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional, sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian modern.

Metode hidroponik dipilih karena efisiensinya yang tidak memerlukan lahan luas. Dengan memanfaatkan instalasi pipa paralon dan sistem pengairan nutrisi yang terukur, Lapas Tual berhasil menyulap area yang sebelumnya kurang produktif menjadi "kebun hijau" yang menghasilkan berbagai komoditas sayuran segar seperti: Sawi, Pocoy dan Selada.

Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari Pembangunan Zona Integritas, di mana produktivitas warga binaan menjadi indikator keberhasilan pembinaan.

"Kami ingin para warga binaan memiliki keahlian yang relevan dengan perkembangan zaman. Ketika mereka bebas nanti, keterampilan budidaya hidroponik ini bisa menjadi modal untuk membuka usaha mandiri di rumah masing-masing," ujar Nurchalis.

Sayuran yang dihasilkan dari sistem hidroponik Lapas Tual memiliki kualitas premium: Bebas Pestisida: Lebih sehat untuk dikonsumsi, Segar: Dipanen langsung saat mencapai masa optimal, Higienis: Proses penanaman yang terkontrol di lingkungan yang bersih.

Selain dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan gizi internal Lapas, hasil panen ini juga direncanakan untuk dipasarkan ke masyarakat sekitar, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi daerah dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Ricky Dwi Biantoro, selaku Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, berharap dengan semangat kemandirian, Lapas Tual membuktikan bahwa jeruji besi bukan penghalang untuk berkarya. Transformasi dari warga binaan menjadi tenaga kerja terampil di bidang pertanian modern adalah bukti nyata keberhasilan sistem pemasyarakatan yang humanis dan produktif.

Rekomendasi Berita