Kacab PT. Pelni Dobo: Gelombang Arus Balik Mudik Lebaran Belum Kembali Normal

  • 30 Mar 2026 03:23 WIB
  •  Tual
Poin Utama
  • Idul Fitrih
  • Arus Balik

RRI.CO.ID, Tual : Arus balik penumpang angkutan mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah oleh PT Pelni Cabang Dobo di Kabupaten Kepulauan Aru terpantau belum berjalan normal. Kondisi ini terlihat dari belum meningkatnya jumlah penumpang yang kembali dari Dobo pada akhir Maret 2026.

Kepala PT Pelni Cabang Dobo, Idam Fajar, Jumat (27/3/2026) mengatakan, jumlah penumpang yang berangkat mudik dari Dobo mencapai sekitar 3.000 orang. Puncak keberangkatan terjadi pada 12 Maret 2026 dengan menggunakan KM Labobar.

Ia menjelaskan, hingga 21 Maret 2026 total penumpang yang keluar dari Dobo tetap berada di angka 3.000 orang. Sementara itu, arus balik diperkirakan belum terjadi secara signifikan karena masyarakat masih menunggu momentum setelah Jumat Agung pada 3 April 2026.

“Kemarin kita di Dobo, arus mudik sendiri sekitar 3000 orang yang keluar dari Dobo, jadi puncaknya itu di tanggal 12 Maret 2026 dengan kapal Labobar, kemudian sampai dengan tanggal 21 Maret 2026 total orang yang keluar dari Dobo sebanyak 3000 orang. Hanya untuk arus balik yang dari Dobo, saya rasa masih belum, karena mempertimbangkan besok tanggal 3 April kan Jumat Agung”, kata Fajar.

Meski demikian, penumpang dari luar yang kembali ke Dobo mulai mengalami peningkatan sejak 24 Maret 2026. Tercatat sekitar 1.500 penumpang telah tiba di Dobo, meskipun jumlah tersebut dinilai belum maksimal dan masih berlangsung secara bertahap.

Fajar menambahkan, untuk jadwal kapal KM Labobar pada 30 Maret 2026, jumlah penumpang baru mencapai sekitar 1.000 orang. Angka ini masih di bawah rata-rata normal yang biasanya berkisar antara 1.200 hingga 1.300 penumpang.

Ia juga memastikan bahwa proses keberangkatan dan kedatangan penumpang selama masa mudik dan arus balik berjalan lancar. Hal ini didukung oleh sinergi antara PT Pelni dengan instansi terkait seperti KP3, TNI AL, dan Syahbandar.

“Informasi terakhir untuk kapal Labobar besok tanggal 30 Maret itu, penumpang baru sekitar 1000 orang. Belum mencapai 1100, karena biasanya kan kita rutin untuk arah barat itu bisa mencapai 1200, 1300, masih sekitar 1000 orang, kecil, jadi masih di bawah 1100 orang. Untuk penumpang pulang pergi lancar, Alhamdulillah karena ada sinergi yang baik antara kami dengan instansi pelabuhan, seeperti KP3, TNI AL dan Syahbandar, Alhamdulillah kemarin kegiatan arus mudik sama arus balik, berjalan lancar, tidak ada kendala apapun”, kata Fajar lagi.

Selain itu, program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan turut menjadi alternatif bagi masyarakat. Program tersebut menggunakan kapal Cantika yang dijadwalkan berangkat menuju Ambon pada 28 Maret 2026.

Fajar berharap, baik penumpang mudik reguler maupun peserta mudik gratis dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia serta mengikuti ketentuan yang berlaku demi kelancaran perjalanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....