Jangan Merasa Paling Pintar jika Ingin Terus Berkembang

  • 28 Feb 2026 13:43 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Terus belajar dan bergerak menjadi kunci utama dalam pengembangan diri. Hal ini disampaikan Abigail Limuria dalam perbincangan di kanal Youtube Suara Berkelas berjudul “Cara Simpel Jadi Manusia yang Cerdas & Nggak Nyebelin.”

Abigail mengibaratkan manusia seperti ikan hiu yang harus terus berenang untuk bernapas. Jika berhenti bergerak dan belajar, maka seseorang akan mengalami stagnasi, bahkan “mati” secara intelektual dan mental.

”Menurut gua proses belajar itu sebenarnya kan rasa di dalamnya tuh terbalik yang di mana biasanya orang yang semakin pintar akan ngerasa semakin bodoh kan. Ketika kita awal-awal nih baru belajar sesuatu ngerasa oh paham banget nih. Tapi begitu kita gali lebih dalam dalam wah ternyata banyak banget ya yang belum gua pahamin gitu kan.” ujar Abigail Limuria.

Menurutnya, semakin seseorang merasa paling pintar, justru di situlah proses belajar berhenti. Ia menekankan pentingnya intellectual humility atau kerendahan hati intelektual, yakni kesadaran bahwa ilmu pengetahuan terus berkembang dan selalu ada ruang untuk belajar.

Dalam diskusi tersebut, Abigail juga membahas pentingnya menyeimbangkan idealisme dan pragmatisme. Ia menilai memiliki mimpi besar adalah hal baik, namun cara mencapainya harus realistis dan terukur. Ide besar perlu dipecah menjadi langkah kecil yang dapat dieksekusi secara konkret.

Selain itu, ia mengingatkan agar tidak terjebak dalam perfeksionisme berlebihan. Standar tinggi dinilai penting, tetapi menunggu kesempurnaan justru dapat menghambat kemajuan dan menimbulkan kerugian kesempatan (opportunity cost).

Abigail menegaskan bahwa keberhasilan bukan hanya tentang hasil akhir, melainkan tentang proses belajar yang konsisten dan kemampuan beradaptasi sepanjang perjalanan.

Rekomendasi Berita