Kapolda Sulteng Lakukan Patroli Udara Pantau Sejumlah Titik Strategis
- 12 Mar 2026 08:05 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,Tolitoli - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol Dr Endi Sutendi, melaksanakan Patroli Udara pada Rabu, 11 Maret 2026.
Patroli itu, dilakukan sebagai bagian dari upaya pemantauan situasi keamanan menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dalam rangka Operasi Ketupat Tinombala 2026.
Selama patroli udara berlangsung, Kapolda memantau sejumlah titik strategis dari udara, termasuk perkembangan pembangunan Jembatan Polri yang berada di wilayah Wani, Kabupaten Donggala, akibat terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu.
Selain itu, ia juga melakukan pemantauan kondisi Kota Palu secara menyeluruh untuk melihat situasi keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta aktivitas masyarakat.
Berkaitan dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menjelaskan patroli udara yang dilakukan merupakan langkah strategis, untuk memastikan kesiapan pengamanan wilayah selama pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026.
Menurutnya, pemantauan melalui udara memberikan gambaran menyeluruh terhadap situasi wilayah, sehingga pimpinan dapat melihat secara langsung kondisi di lapangan, serta menentukan langkah-langkah pengamanan yang diperlukan.
“Patroli udara ini, dilaksanakan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, khususnya menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H. Dari udara, Kapolda juga memantau langsung perkembangan pembangunan Jembatan Polri diWani, yang terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu, sekaligus melihat kondisi Kota Palu secara menyeluruh,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan kegiatan itu menjadi bagian dari upaya Polda Sulteng dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel, serta memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal.
Ia berharap, melalui patroli udara seluruh jajaran dapat terus meningkatkan kewaspadaan dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.
“Kami berharap dengan adanya patroli udara ini, situasi kamtibmas di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu dan sekitarnya, tetap terjaga dengan baik. Masyarakat juga diharapkan, dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H,” tandasnya.
RRI.CO.ID, Tolitoli - Bulan Ramadhan membawa berkah bagi banyak orang yang menjalankan usaha kuliner takjil. Salah satunya adalah Ika, seorang penjual takjil rumahan yang kini merasakan kebahagiaan karena dagangannya selalu laris setiap hari. Ika mengaku sangat senang karena pisang ijo yang ia jual banyak diminati pembeli selama bulan suci ini.
Pisang ijo buatan Ika dikenal memiliki rasa yang enak dan tekstur yang lembut. Dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp15 ribu untuk satu porsi berisi dua buah, tak heran jika banyak pelanggan yang tertarik untuk mencicipinya. Menu takjil ini menjadi pilihan favorit masyarakat untuk berbuka puasa.
Menurut Ika, setiap hari pisang ijo yang ia buat selalu habis terjual. Bahkan, terkadang ia harus menambah produksi karena permintaan yang terus meningkat. Ia merasa bersyukur karena usahanya mendapatkan respons yang sangat baik dari para pembeli.
Meski hanya berjualan dari rumah, pelanggan Ika datang dari berbagai tempat. Banyak di antara mereka yang memesan secara online melalui pesan singkat atau media sosial.ujar Ika kepada rri.co.id ( Kamis 12 Maret 2026 )
Selain itu, tidak sedikit juga pelanggan yang datang langsung ke rumahnya untuk membeli pisang ijo tersebut.
Rumah Ika yang menjadi tempat berjualan berada di alamat yang dikenal masyarakat sebagai Rumah Seratus. Tempat tersebut kini semakin dikenal karena pisang ijo buatan Ika yang terkenal lezat dan segar.
Setiap sore menjelang waktu berbuka puasa, suasana di sekitar rumah Ika tampak lebih ramai dari biasanya. Para pembeli datang silih berganti untuk mendapatkan takjil favorit mereka sebelum stoknya habis.
Ika berharap usaha kecil yang ia jalankan ini dapat terus berkembang. Ia juga berencana mempertahankan kualitas rasa pisang ijo yang sudah disukai pelanggan agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat selama Ramadan dan di waktu-waktu mendatang.