Single Mother Tolitoli Bertahan Hidup Jual Sayur Keliling

  • 23 Des 2025 19:55 WIB
  •  Toli Toli

KBRN, Tolitoli: Semangat pantang menyerah ditunjukkan Suriah, seorang ibu muda asal Kelurahan Dadakitan, Kabupaten Tolitoli. Setiap hari, ia mengendarai sepeda motor tuanya sambil menjajakan aneka kebutuhan rumah tangga seperti sayur-mayur, tahu, tempe, ikan, kerupuk, rica, hingga bumbu dapur lainnya di kawasan Nopi dan sekitarnya.

Rutinitas Suriah dimulai sejak dini hari. Sebelum matahari terbit, ia sudah berada di Pasar Susumbolan untuk membeli bahan dagangan, lalu kembali berkeliling menjajakan jualannya dari rumah ke rumah, khususnya di wilayah BTN Griya Nalu, BTN Maipos, dan BTN Nopi.

Sebagai ibu satu anak yang kini duduk di bangku SMP, Suriah mengaku memilih berjualan sayur keliling demi memenuhi kebutuhan hidup sekaligus membiayai pendidikan anaknya. Statusnya sebagai single mother tidak menyurutkan semangatnya untuk terus bekerja secara mandiri.

“Anak saya satu orang, sudah SMP sekarang. Saya single parent, jadi saya pilih jualan sayur keliling. Awalnya rencana cuma tiga tahun, tapi keterusan sampai hampir dua belas tahun. Saya senang karena waktunya fleksibel,” tuturnya, Selasa (23/12/2025).

Menurut Suriah, hasil jualan tidak selalu menentu. Terkadang dagangan habis terjual, namun tak jarang pula masih tersisa. Meski begitu, ia tetap menjaga kualitas dagangannya dengan hanya menjual sayuran yang masih segar.

“Kalau masih bagus bisa dijual besok, tapi kalau sudah layu saya tidak jual lagi. Itu resiko jadi penjual sayur keliling,” ujarnya.

Di momen peringatan Hari Ibu, Suriah berpesan kepada para perempuan, khususnya ibu tunggal, agar tidak bergantung pada orang lain dan tidak malu bekerja selama halal. Menurutnya, kemandirian adalah kunci kebahagiaan.

Dengan sepeda motor sederhana dan semangat yang tak pernah padam, Suriah terus berkeliling setiap pagi, sekaligus membantu warga yang kesulitan atau enggan pergi berbelanja ke pasar.

Rekomendasi Berita