Pengusaha Kue Kering Tolitoli Kebanjiran Pesanan jelang Lebaran
- 12 Mar 2026 08:39 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Menjelang Hari Raya Idulfitri, permintaan kue kering di Kabupaten Tolitoli meningkat signifikan dan menjadi berkah tersendiri untuk pelaku usaha. Salah satu penjual kue rumahan di Tolitoli, Sarina Panigoro, mengaku menerima ratusan pesanan kue kering dengan berbagai varian rasa yang dipasarkan melalui media sosial. Melalui akun Facebook bernama Moh Fajar Falateka, Sarina memasarkan berbagai jenis kue kering buatannya.
Sarina mengatakan, hingga saat ini dirinya telah memproduksi ratusan toples kue kering dengan berbagai ukuran, mulai dari 600 mililiter hingga 1.800 mililiter.
“Pas mau momen Lebaran ini banyak pesanan kue kering yang masuk. Ini saja masih ada sekitar 80 toples yang harus saya selesaikan. Bahkan ada juga yang memesan untuk dibawa keluar daerah Tolitoli,” ujar Sarina.
Ia mengungkapkan, usaha kue kering yang dijalankannya berawal dari dorongan orang-orang di sekitarnya yang menilai kue buatannya memiliki rasa yang enak dan layak untuk dipasarkan. Berbekal semangat tersebut, Sarina mulai membuka usaha kue kering secara mandiri.
Dalam mengembangkan usahanya, Sarina mengaku belajar secara otodidak dengan memanfaatkan media sosial dan platform YouTube untuk mempelajari berbagai resep dan teknik pembuatan kue.
Beragam jenis kue kering ia produksi, diantaranya nastar, spekulas, fantasi, batang macis, thumbprint, kue rambutan, stik keju, putri salju, lidah kucing, palm sugar, bimoli, picabia, serta berbagai jenis kue lainnya. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, mulai dari Rp 65 ribu untuk ukuran toples kecil hingga Rp230 ribu untuk ukuran toples besar.
Meningkatnya jumlah pesanan menjelang Lebaran juga mendorong Sarina untuk melibatkan tetangga dan kenalan di sekitarnya dalam proses pembuatan kue sehingga membuka peluan kerja bagi warga sekitar.
Dari segi rasa, kue buatan Sarina cukup diminati karena merupakan produk homemade yang menggunakan bahan berkualitas. Salah satu produk yang menjadi favorit pelanggan adalah kue fantasi, yang menurut Sarina memiliki ciri khas pada selai nanasnya yang tebal, dibuat sendiri, serta ukuran kue yang lebih besar dibandingkan kue sejenis lainnya.
Dengan kualitas rasa dan bahan yang digunakan, kue kering homemade tersebut diharapkan dapat terus diminati masyarakat dan menjadi salah satu usaha rumahan yang berkembang di Kabupaten Tolitoli.