Pengapalan Perdana Silika Tolitoli Dorong Investasi Daerah

  • 29 Jan 2026 12:27 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — Pemerintah Kabupaten Tolitoli resmi melepas pengapalan perdana batu silika hasil pertambangan batuan non logam dari Desa Janja, Kecamatan Lampasio, Rabu sore, 28 Januari 2026. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Tolitoli Haji Amran Hj Yahya, didampingi Ketua DPRD Tolitoli, jajaran Forkopimda, pimpinan PT Kurnia Purnama Mineral, serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan peresmian berlangsung di dermaga jeti Dusun Pulias, Desa Abaling, Kecamatan Ogodeide. Pengapalan perdana ini ditandai dengan pengguntingan pita serta pelepasan tali tambat kapal tongkang yang mengangkut batu silika menuju smelter di Kalimantan. Momentum tersebut menjadi langkah awal distribusi komoditas silika asal Tolitoli dalam skala besar untuk kebutuhan industri pengolahan.

Bupati Tolitoli Haji Amran Hj Yahya menyampaikan Pemerintah Daerah menyambut positif kehadiran investor di Kabupaten Tolitoli. Menurutnya, investasi diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membuka diri terhadap investor yang menanamkan modal di Kabupaten Tolitoli. Dukungan masyarakat serta kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar investasi berjalan baik dan memberikan manfaat luas bagi daerah,” ujar Bupati Amran.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tolitoli Nyoman Mulida menegaskan DPRD pada prinsipnya mendukung setiap kegiatan investasi di daerah. Namun demikian, dukungan tersebut tetap disertai pengawasan agar investor mematuhi seluruh ketentuan dan regulasi yang berlaku.

“Masuknya investasi ini menjadi angin segar bagi daerah kita. Dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat Lampasio atau Ogodeide, tetapi seluruh masyarakat Tolitoli, baik melalui peningkatan PAD maupun pembangunan daerah. DPRD akan terus mengawal hal ini,” kata Nyoman.

Di tempat yang sama, CEO sekaligus Founder PT Kurnia Purnama Mineral, Ashar Gamang, mengungkapkan rasa haru atas terlaksananya pengapalan perdana batu silika dengan merek dagang Silika Tolitoli Sulteng Indonesia. Ia menyebut pihaknya merasa aman dan nyaman berinvestasi di Tolitoli berkat dukungan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

“Sebagai investor lokal, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama semua pihak. Selain berkontribusi terhadap PAD daerah, kami juga berkomitmen mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal sesuai dengan keterampilan dan kebutuhan perusahaan,” ungkap Ashar.

Pengapalan perdana ini membawa muatan sebanyak 3.500 metrik ton atau sekitar 2.540 kubik batu silika menuju smelter di Kalimantan. Batu silika asal Desa Janja tersebut dikategorikan sebagai silika kelas ekspor dengan kandungan SiO₂ mencapai 99,62 persen.

Rekomendasi Berita