Hari Gizi Nasional, Pondasi Bangun Generasi Sehat

  • 26 Jan 2026 16:17 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Setiap tanggal 25 Januari, Indonesia memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) sebagai momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang dalam menunjang kesehatan dan kualitas hidup. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa persoalan gizi merupakan pondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Hari Gizi Nasional memiliki akar sejarah panjang dalam pembangunan gizi di Indonesia. Pada 25 Januari 1951, pemerintah mendirikan Sekolah Djuru Penerang Makanan (DJPM) di bawah Lembaga Makanan Rakyat (LMR). Lembaga tersebut bertujuan mencetak tenaga penyuluh gizi yang berperan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pola makan sehat dan bergizi.

Tokoh penting dibalik lahirnya Hari Gizi Nasional adalah Prof. Poorwo Soedarmo yang dikenal sebagai Bapak Gizi Indonesia. Perannya sangat besar dalam merintis pendidikan dan penyuluhan gizi, khususnya pada masa awal kemerdekaan saat permasalahan kekurangan gizi masih menjadi tantangan serius bangsa.

Berdasarkan sejarah tersebut, tanggal 25 Januari ditetapkan sebagai Hari Gizi Nasional untuk mengenang perjuangan para pelopor gizi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.

Peringatan Hari Gizi Nasional memiliki makna strategis dalam mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, hingga masyarakat luas, untuk bersama-sama memperhatikan kualitas asupan gizi. Momentum ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang sejak dini, terutama bagi ibu hamil, bayi, dan anak-anak.

Di tengah berbagai tantangan gizi seperti stunting, gizi kurang, maupun gizi lebih, Hari Gizi Nasional menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan produktif.

Gizi yang baik berperan besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Anak-anak dengan status gizi yang baik akan tumbuh dan berkembang secara optimal, memiliki kemampuan belajar lebih baik, serta daya tahan tubuh yang kuat. Sebaliknya, masalah gizi dapat berdampak jangka panjang terhadap kesehatan dan produktivitas bangsa.

Melalui peringatan Hari Gizi Nasional, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk menerapkan pola makan beragam, bergizi seimbang, dan aman, serta membiasakan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Hari Gizi Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan ajakan nyata untuk menjadikan gizi sebagai prioritas bersama demi melahirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan.

Rekomendasi Berita