Sekolah Rakyat, Harapan Baru Anak Tolitoli Menggapai Cita
- 20 Okt 2025 13:44 WIB
- Toli Toli
KBRN, Tolitoli : Di tengah upaya pemerintah pusat untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapat kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan, sebuah program baru kini mulai menjadi harapan banyak keluarga di daerah — Sekolah Rakyat. Program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini menjadi bentuk nyata komitmen negara untuk menghadirkan pendidikan gratis dan layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, gaung Sekolah Rakyat mulai terdengar dan disambut dengan antusias oleh berbagai pihak. Dari sisi pemerintah daerah, Fungsional Penyuluh Sosial Ahli Muda Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli, Arif Biki, mengungkapkan bahwa proses persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Tolitoli saat ini sudah berjalan.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah melakukan rapat koordinasi lintas instansi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah, guna menentukan calon lokasi pembangunan sekolah tersebut.
“Untuk sementara baru satu lokasi yang teridentifikasi, yaitu di Desa Pangi. Tapi setelah dilakukan survei oleh BPN dan Bidang Aset, ternyata luas lahannya belum memenuhi syarat karena idealnya minimal lima hingga sepuluh hektare,” jelasnya.
Meski demikian, pemerintah daerah tak tinggal diam. Beberapa opsi lokasi alternatif kini sedang dikaji, di antaranya di Kelurahan Nalu dan Kecamatan Galang, sambil memastikan status kepemilikan lahan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Rencananya dalam waktu dekat ini Pak Bupati akan memimpin langsung rapat koordinasi lanjutan supaya progresnya bisa lebih cepat,” tambah Arif.
Ia juga menuturkan, Dinas Sosial saat ini telah menyiapkan data calon siswa melalui aplikasi pendataan khusus Sekolah Rakyat, yang diharapkan dapat mempercepat proses verifikasi dan pengajuan ke pemerintah pusat.
Bagi masyarakat Tolitoli, kehadiran Sekolah Rakyat di daerah mereka menjadi simbol harapan — bahwa pendidikan tidak lagi menjadi kemewahan, melainkan hak bagi setiap anak bangsa. Dan bagi pemerintah daerah, ini menjadi tantangan baru: bagaimana memastikan setiap langkah yang ditempuh benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat yang paling membutuhkan.