Blispi Provinsi Gorontalo Sukses Menyelenggarakan Youth Cup 2025
- 21 Jan 2025 11:24 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo - Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Provinsi Gorontalo baru saja menggelar turnamen BLiSPI Youth Cup 2025, yang berlangsung pada 18-19 Januari 2025 di Lapangan Sport Center, Limboto. Ajang ini mempertandingkan tiga kelompok usia, yaitu U10, U12, dan U14, dengan diikuti oleh 478 peserta dari 35 tim yang mendaftarkan diri. Pada kategori U10, SSB Duhiadaa dari Kabupaten Pohuwato berhasil keluar sebagai juara. Di kelompok U12, IPPOT Tapa menempati posisi pertama, sementara untuk kategori U14, SSB Tibawa menjadi juara. Ketiga tim ini berhasil mengungguli peserta lain dan memastikan tempat mereka di putaran nasional yang akan dilaksanakan di Cirebon, Jawa Barat pada 14-16 Februari 2025. Ketua Panitia Pelaksana BLiSPI Youth Cup 2025 Gorontalo, Abdul Waris, menyampaikan bahwa turnamen ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai seleksi untuk perwakilan Provinsi Gorontalo di tingkat nasional. "Ajang ini merupakan bagian dari seleksi untuk putaran nasional yang akan berlangsung di Cirebon pada Februari mendatang," ujar Abdul Waris, Senin (20/01/2025). Abdul juga menambahkan, tim yang berhasil menjadi juara di putaran nasional nanti berkesempatan untuk tampil mewakili BLiSPI Garuda Indonesia di tingkat internasional. "Juara dari setiap kategori akan mewakili BLiSPI Garuda Indonesia ke tingkat internasional, dengan U10 akan berlaga di Barcelona (Spanyol), U12 di Meksiko, dan U14 di Thailand," jelasnya. Namun, meskipun ajang ini mendapatkan perhatian besar, BLiSPI Provinsi Gorontalo menghadapi keterbatasan anggaran untuk mendukung tim yang akan melaju ke putaran nasional. "Kami hanya bisa memfasilitasi seleksi ini karena anggaran yang kami miliki sangat terbatas. Kami berharap tim yang akan mewakili Gorontalo ke putaran nasional dapat berusaha mandiri," kata Rinto Nurkhamidin, salah satu pengurus BLiSPI Gorontalo. Sementara itu, Adnan Yahya, anggota EXCO PSSI Gorontalo, mengungkapkan bahwa ia telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Gorontalo dan instansi terkait mengenai penganggaran untuk keperluan tim menuju putaran nasional. Sayangnya, hasilnya tidak memadai. "Saya sudah berkomunikasi dengan Dispora dan pihak-pihak terkait, namun tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk BLiSPI. Sehingga, kami sebagai orang tua atlet masih harus berusaha mandiri untuk memenuhi kebutuhan tim menuju putaran nasional," ujarnya. Meskipun demikian, para peserta dan orang tua tetap optimistis bahwa tim-tim yang terpilih akan terus berjuang dengan semangat tinggi untuk mewakili Provinsi Gorontalo di level nasional dan internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....