Pertamina Berikan Bantuan Dukung Peningkatan Produktivitas Nelayan Natuna
- 21 Okt 2024 19:07 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pertamina PT Pertamina (Persero) bersama Komunitas Pandu Laut Nusantara menyerahkan bantuan untuk nelayan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Bantuan yang diberikan berupa kapal dan paket jaring ikan, Senin (21/10/2024).
Area Manager Comm, Rel & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, mengatakan sebelumnya, pihaknya telah menyerahkan bantuan kapal tersebut berlangsung di Pantai Sujung, Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Natuna, Sabtu (12/10/2024).
“Pertamina menyerahkan 4 kapal di Natuna dan 6 kapal di lokasi lainnya yakni Kabupaten Belitung, Kota Padang dan Kabupaten Simeulue. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas nelayan dan memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan khususnya perairan Natuna,” ujar Satria.
Sementara itu, Pjs. Bupati Natuna Rika Azmi, menyampaikan apresiasi kepada Pertamina dan Pandu Laut atas dukungannya kepada masyarakat Natuna melalui program bantuan kapal. Menurutnya bantuan tersebut sangat mendukung nelayan yang ada di Natuna.
“Begitu banyak kontribusi CSR Pertamina dalam mendukung kemaslahatan masyarakat di daerah ini yang juga sangat memperhatikan Sumber Daya Manusia. kita berharap dengan bantuan kapal ini nelayan dapat memanfaatkannya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, nelayan penerima bantuan kapal di Natuna, Wantalmizi merasa senang menerima sarana kapal dari Pertamina. Ia sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PT pertamina atas bantuan kapal untuk nelayan tersebut.
“Terima kasih kepada Pertamina karena sudah memberi kami bantuan, khususnya di Natuna ini kami mendapat tiga kapal dari Pertamina,” ucapnya.
Tidak hanya diberikan pada nelayan, bantuan satu kapal tersebut juga diberikan kepada Posal Pulau Laut TNI-AL guna menjaga kedaulatan laut perbatasan wilayah Indonesia.
Sementara itu, Pendiri sekaligus CEO Pandu Laut Nusantara, Susi Pudjiastuti, mengungkapkan Natuna dengan sumber daya kelautan perikanan yang sangat kaya tentunya nelayan menjadi sorotan utama untuk dapat terus meningkatkan kualitas produktivitas penangkapan ikan tersebut.
“Wilayah perbatasan sangat strategis, tidak hanya alutsista yang harus kuat tapi harus didukung dengan masyarakat. Pulau perbatasan yang diperkuat komponen nelayan sangat penting, kapal nantinya bisa dipakai untuk kehidupan para nelayan itu sendiri logistik angkut sehingga menjadi sebuah sentra ekonomi dan juga sentra pertahanan," ujar Susi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....