Demi Kenyamanan Pengunjung, Ancol Terjunkan Tim Medis
- 02 Jan 2026 06:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Suasana liburan di Beach Pool Ancol memuaskan wisatawan yang menikmati waktu bersama keluarga. Pengunjung tampak ramai berenang dan bermain air sejak pagi hingga sore hari.
Di tengah kepadatan pengunjung, tim medis tetap bersiaga di sekitar lokasi wisata. Posko Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (PPPK) beroperasi untuk memastikan penanganan cepat bagi pengunjung yang membutuhkan bantuan kesehatan.
Dokter posko PPPK Beach Pool Ancol, dr. Rachel, menyebut jumlah pasien cukup tinggi setiap harinya. Sebagian besar pasien datang dengan keluhan kesehatan ringan selama berlibur.
"Keluhan yang paling sering ditangani itu flu, demam, dan nyeri ringan. Kebanyakan mereka suda sakit dari sebelumnya, tapi tetap berlibur meski kondisi tubuh kurang fit sejak awal," ujar Rachel saat ditemui di Beach Pool Ancol, Jakarta Utara, Kamis (1/1/2026).
Kesiapsiagaan tim medis didukung koordinasi antartitik posko di kawasan Ancol. Pasien dapat dirujuk dengan cepat menggunakan ambulans bila memerlukan penanganan lanjutan.
"Ketika yang PPPK di pantai seperti ini tidak bisa menangani, kita langsung dibawa ke posko yang senter. Dan itu diantar dengan ambulans," ujarnya.
Jumlah personel di posko Beach Pool disesuaikan dengan tingkat kepadatan pengunjung. Satu dokter, tiga perawat, dan satu pengemudi ambulans bertugas di lokasi tersebut.
Tim medis mengimbau pengunjung agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama liburan. Pengunjung juga diingatkan untuk makan teratur dan tidak memaksakan aktivitas saat tubuh tidak sehat.
Salah satu pengunjung Beach Pool Ancol, Iim, datang bersama keluarga sejak pagi hari. Ia mengaku memilih berlibur ke Ancol karena lokasinya dekat dan biaya lebih terjangkau.
“Pantainya bagus dan ramai, anak saya sampai tidak mau pulang. Kebersihannya juga ya, nyaman karena petugas cepat membersihkan area yang kotor,” katanya.
Iim berharap pengelolaan pantai terus ditingkatkan, terutama fasilitas ibadah dan keamanan. Ia jug berharap mushola dan tempat wudu yang lebih tertutup demi kenyamanan pengunjung, khususnya perempuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....