Wisata Religi dan Sejarah Penyengat Tuai Pujian Wisman

  • 02 Feb 2024 19:25 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang : Keindahan wisata sejarah dan religi di Pulau Penyengat terus mengundang decak kagum para wisatawan yang berasal dari dalam dan luar Negeri.

Salah seorang wisatawan asal Singapura dan merupakan keturunan ke 7 dari Raja Haji Fisabillah, Raja Muhammad Khalid Bin Raja Adnan mengaku sangat kagum dengan Pulau Penyengat yang semakin indah.

Terutama usai dilakukan penataan melalui revitalisasi oleh Pemerintah. Berbagai fasilitas terlihat lebih baik dan mendukung pariwisata di Pulau bersejarah tersebut.

“Ini terbaek lah tempat bersejarah. Mengenalkan sejarah Riau - Lingga jejak pertama bangse Melayu, masjid Penyangat ini juga yang terbaik,” kata Raja Muhammad Khalid, Jum'at (2/2/2024).

Menurutnya pulau ini memiliki kelebihan yakni sebagai tempat lahirnya tata bahasa Melayu. Selain itu berbagai peninggalan di pulau ini juga memiliki sejarah tinggi, dan dapat menjadi nilai tambah bagi pariwisata di Tanjungpinang.

"Di pulau ini terdapat berbagai peninggalan bersejarah, di antaranya Masjid Raya Sultan Riau, makam-makam para raja, makam Raja Ali Haji, kompleks Istana Kantor, Balai Adat, dan benteng pertahanan di Bukit Kursi yang bisa dijajal oleh wisatawan," ujarnya.

Sebagai keturunan Melayu, dirinya pun mengaku sangat bangga pada Pulau Penyengat yang menjadi jejak pertama peradaban Melayu. Dirinya pun mengaku sering mempromosikan Pulau Penyengat di Singapura.

Selain itu, dirinya juga sering mengunjungi Pulau ini karena masih memiliki kekeraban dan keluarga yang tinggal di Pulau Penyengat.

“Karena masih ade sanak saudare di sini,” ucapnya.

Dirinya berharap Pulau ini akan menjadi destinasi unggulan dan banyak dikunjungi oleh berbagai wisatawan yang datang ke Kepri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....