Durian Melimpah, Musim Panen Raya Dongkrak Ekonomi Warga

  • 24 Jun 2026 14:49 WIB
  •  Tanjungpinang
Poin Utama
  • #panen raya #durian #bintan

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Musim panen durian yang tengah berlangsung di Kabupaten Bintan membawa berkah bagi masyarakat. Ribuan buah durian dari berbagai kebun di kawasan Gunung Bintan, Toapaya, Desa Bintan Buyu, dan sejumlah wilayah lainnya mulai memasuki masa panen.

Panen buah yang melimpah membuat harga durian di pasaran menjadi lebih terjangkau, bahkan berkisar antara Rp10.000 hingga Rp40.000 per buah, tergantung ukuran dan kualitasnya. Berbagai jenis durian pun tersedia, dari Durian Kucing Tidur, Durian Es Krim, Durian Tembaga, Durian Mentega, Durian Jantung, Durian Telur, Durian Daun, Durian Kembar Dua, Durian Bantal Guling, dan masih banyak lagi.

Melimpahnya hasil panen ini membuat sejumlah kebun durian di kawasan Bintan ramai dengan pengunjung, baik yang langsung makan di tempat ataupun dibawa pulang. Namun, banyak juga pengunjung yang menikmati durian langsung di kebunnya untuk menikmati suasana.

Arif, seorang pemilik kebun durian menyampaikan bahwa pengunjung kebun durian miliknya tak hanya berasal dari Bintan, banyak juga dari luar daerah, seperti Batam dan Tanjungpinang.

"Kalau musim durian seperti ini banyak pembeli dari luar kota. Apalagi liburan anak sekolah, banyak yang berkunjung untuk makan durian sambil wisata," kata Arif, Rabu, 24 Juni 2026.

Para petani mengaku bersyukur atas hasil panen yang melimpah. Panen durian pada tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan dan per hari dapat mencapai ribuan buah.

"Dalam sehari kebun saya bisa menghasilkan sekitar 200 buah durian, kadang setengahnya dikirim ke luar pulau, seperti ke Batam," ucapnya.

Panen Raya Durian kali ini menjadi momentum bahagia tidak hanya kepada para petani dan pedagang namun, juga kepada masyarakat. Karena, harga durian cenderung lebih miring dibanding tahun-tahun sebelumnya sehingga, masyarakat dapat lebih puas menikmati buah durian. Hal ini tentu menjadi salah satu efek positif dalam pergerakan ekonomi setempat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....