Wisata Air Nangak Batu Kacang Dongkrak Ekonomi Warga

  • 25 Mei 2026 16:14 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga, mulai mencari cara untuk menambah pemasukan. Karena selain bergantung pada sektor ketahanan pangan.

Kali ini, pemerintah desa mencoba mengubah kawasan perairan menjadi tempat wisata keluarga. Tentunya lewat peresmian Wisata Air Nangak yang menawarkan permainan becak air dan perahu karet.

Kepala Desa Batu Kacang, Suharkofeni mengatakan pembangunan wisata tersebut menjadi langkah desa menciptakan sumber pendapatan baru yang lebih variatif. Menurutnya, desa tidak bisa terus bergantung pada satu sektor ekonomi jika ingin berkembang lebih cepat.

“Wisata Air Nangak ini kami bangun sebagai upaya membuka sumber pendapatan baru bagi desa selain sektor ketahanan pangan yang selama ini sudah berjalan,” kata Suharkofeni, Senin 25 Mei 2026.

Di lokasi wisata itu, pengunjung dapat menikmati permainan air dengan konsep sederhana namun ramah keluarga. Pemerintah desa tampaknya sadar, kadang warga tak selalu butuh tempat wisata mewah, yang penting ada tempat bersantai tanpa harus menguras dompet sampai bensin motor tinggal lampu merah berkedip.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lingga, Zainal Abidin menyampaikan dukungan terhadap pengembangan Wisata Air Nangak. Ia menilai kehadiran destinasi baru tersebut dapat membantu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

“Pemerintah daerah mengapresiasi inovasi Pemerintah Desa Batu Kacang dalam mengelola potensi lokal menjadi destinasi wisata yang memiliki nilai ekonomi,” katanya.

Menurut Zainal, pengembangan wisata desa saat ini tidak cukup hanya membangun lokasi dan memasang papan nama besar di depan pintu masuk. Promosi juga menjadi faktor penting agar destinasi dikenal luas dan mampu menarik kunjungan wisatawan.

"Karena itu, pemerintah daerah mendorong promosi wisata dilakukan melalui kolaborasi dengan media, kreator digital, hingga berbagai pihak," ujarnya.

"Agar potensi wisata desa tidak hanya ramai saat peresmian lalu kembali sepi seperti lapangan voli setelah turnamen selesai," ia menambahkan.

Peresmian Wisata Air Nangak disebut menjadi bukti sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mengoptimalkan potensi daerah. Kehadiran wisata tersebut diharapkan mampu menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

Dengan konsep wisata yang terjangkau dan ramah keluarga, Wisata Air Nangak diharapkan tidak hanya menjadi tempat hiburan warga, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan desa dan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....