Museum Bahari Bintan, Simbol Budaya Pesisir
- 03 Nov 2025 08:14 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Bintan: Museum Bahari Bintan menjadi destinasi edukatif unggulan yang menampilkan kekayaan budaya serta kehidupan masyarakat pesisir Pulau Bintan. Dirancang menyerupai sampan kajang, perahu tradisional suku laut, bangunan museum ini menjadi simbol kuat identitas bahari masyarakat setempat.
Edukator Museum Bahari Bintan, Abdullah menjelaskan, bahwa pendirian museum ini terinspirasi dari kehidupan masyarakat Bintan yang sebagian besar menggantungkan hidupnya pada laut. Pemerintah Daerah (Pemda) Bintan membangun museum ini sebagai wadah pelestarian nilai-nilai budaya bahari.
“Pulau Bintan ini dikelilingi laut, jadi masyarakatnya cenderung berpenghasilan dari kebaharian,” ujar Abdullah, Senin (3/11/2025).
Keunikan utama museum ini terletak pada bentuk bangunannya yang menyerupai sampan kajang, perahu khas suku laut. Di lantai dua, pengunjung dapat menjelajahi berbagai koleksi yang merepresentasikan kehidupan suku laut, termasuk alat tangkap ikan tradisional dan replika rumah terapung.
Sementara itu, lantai satu menampilkan miniatur dan benda-benda yang berkaitan dengan aktivitas masyarakat bahari. Salah satu koleksi unggulan adalah miniatur kapal layar Laksamana Cheng Ho, yang menggambarkan ekspedisi pelaut legendaris Tiongkok tersebut saat menjelajahi perairan Nusantara hingga ke Jawa dan Makassar.
Dalam hal perawatan, pihak museum secara rutin melakukan pembersihan ringan terhadap koleksi miniatur dan kaca. Untuk benda-benda bersejarah seperti keramik, perawatan dilakukan bersama Balai Pelestarian Kebudayaan menggunakan alat khusus agar tidak merusak permukaan benda.
Museum Bahari Bintan mencatat tingkat kunjungan yang cukup tinggi, terutama dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga wisatawan mancanegara yang datang melalui program wisata edukasi.
“Alhamdulillah, banyak yang datang mulai dari TK, pelajar, mahasiswa, bahkan wisatawan asing,” ungkap Abdullah.
Ke depan, museum berencana menjalin kerja sama dengan pihak swasta guna memperluas promosi ke mancanegara. Abdullah berharap, keberadaan Museum Bahari Bintan dapat menjadi magnet wisata sekaligus pusat pembelajaran budaya bahari yang membanggakan.
“Harapan kami, Bintan semakin ramai dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....