Grand Lagoi Tawarkan Pengalaman Liburan Berkelas

  • 31 Okt 2025 09:35 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Bintan: Industri pariwisata di kawasan Lagoi, Kabupaten Bintan, mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan pasca pandemi COVID-19. Salah satu indikator positif terlihat dari peningkatan tingkat hunian di Grand Lagoi Bintan, hotel yang sempat menutup seluruh operasionalnya selama masa pandemi.

Resident Manager Grand Lagoi Bintan, Agustinus Kusharyono, mengungkapkan bahwa sebelum pandemi, tingkat okupansi hotel rata-rata mencapai 55 persen per bulan. Namun, saat pandemi melanda, aktivitas pariwisata terhenti total.

“Untuk Grand Lagoi sendiri, sebelum pandemi, rata-rata okupansi bulanan bisa mencapai 55 persen,” ujar Agustinus, Jumat (31/10/2025).

Pemulihan mulai terasa sejak tahun 2022, ketika kawasan Lagoi menjadi salah satu destinasi internasional pertama yang kembali dibuka, bahkan lebih cepat dibandingkan Bali. Meski demikian, sejumlah tantangan masih membayangi, terutama kebijakan Visa on Arrival (VOA) yang dinilai memberatkan wisatawan mancanegara.

“Sebelumnya VOA hanya sekitar 10 dolar, sekarang naik menjadi 50 dolar per orang. Ini cukup memberatkan, apalagi bagi wisatawan yang datang bersama keluarga,” jelasnya.

Selain kebijakan visa, akses transportasi juga menjadi kendala bagi wisatawan domestik. Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang yang dahulu melayani penerbangan internasional belum sepenuhnya pulih, sementara harga tiket domestik justru mengalami kenaikan.

“Sekarang lebih murah wisatawan bepergian ke luar negeri dibandingkan ke Batam atau Bintan. Ini menjadi tantangan tersendiri,” tambahnya.

Meski menghadapi berbagai hambatan, Agustinus optimistis terhadap masa depan pariwisata Lagoi. Ia menyoroti sejumlah daya tarik utama seperti keindahan alam, lapangan golf berkelas dunia, serta potensi penyelenggaraan event olahraga internasional.

“Bintan pernah dinobatkan sebagai lapangan golf terbaik kedua di Asia. Dulu banyak event internasional digelar di sini, dan kami ingin menghidupkannya kembali,” katanya.

Ke depan, pihak pengelola berencana menambah fasilitas penunjang, termasuk pembangunan hotel baru dan ballroom berkapasitas seribu orang. Sejumlah jaringan hotel internasional seperti Four Points, Indigo, dan Holiday Inn juga mulai merambah kawasan Lagoi.

“Kami juga tengah merancang berbagai event internasional agar pariwisata Bintan semakin bergairah,” kata Agustinus, mengakhiri.

“Kita juga rencanakan berbagai event internasional agar pariwisata Bintan semakin hidup,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....