Peredaran Uang Palsu Menjadi Ancaman Serius Jelang Ramadan
- 26 Feb 2025 09:52 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang: Peredaran uang palsu memang menjadi ancaman serius, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan saat aktivitas ekonomi masyarakat meningkat. Banyak orang yang melakukan transaksi dengan cepat, sehingga kadang kurang teliti dalam memeriksa keaslian uang.
Demikian dikatakan oleh Imran, warga Kampung Bugis dalam Opini Publik Pro 1 RRI Tanjungpinang, Rabu (26/2/2025). Ia berharap masyarakat semakin sadar dan lebih berhati-hati dalam menerima uang, agar tidak menjadi korban peredaran uang palsu.
“Kita harus lebih berhati-hati terutama di tempat-tempat transaksi yang ramai. Seperti pasar, toko, atau saat berbelanja keliling,” ujarnya.
Imran mengatakan sosialisasi dari pihak berwenang juga sangat penting, agar masyarakat tahu bagaimana cara mengenali uang asli dan uang palsu. Serta apa yang harus dilakukan jika masyarakat menemukan uang palsu.
Selain itu, perlu juga ada pengawasan ketat dari aparat kepolisian dan Bank Indonesia, untuk menekan peredaran uang palsu. Teknologi juga bisa dimanfaatkan, misalnya dengan meningkatkan sistem pembayaran digital untuk mengurangi penggunaan uang tunai.
“Sekarang ini kita bisa menggunakan qris sebagai salah satu media pembayaran,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....