Pengamat: Mental Juara dan Soliditas Tim Antar Persib Juara

  • 07 Mei 2025 09:32 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Persib Bandung secara resmi dinobatkan sebagai juara Liga 1 musim 2024. Kepastian gelar ini diraih setelah hasil imbang 3-3 antara Persebaya Surabaya dan Persik Kediri pada pertandingan pekan ke-35, Senin (5/5/2025), yang membuat perolehan poin Persib tidak mungkin lagi terkejar oleh para pesaingnya.

Sukses Persib musim ini memang mengagumkan. Mereka bukan tim yang paling mewah skuadnya, tapi mampu tampil konsisten sehingga akhirnya bisa juara.

Pengamat Sepak bola tanah air, Mohammad Kusnaeni mengatakan, Persib sebetulnya juga bukan tanpa masalah, beberapa pemain kunci bergantian cedera sepanjang musim. Diantaranya, Febri Haryadi, David Da Silva, Rezaldi Hehanusa, Dimas Drajad, Dedi Kusnandar, sampai Rahmat Irianto.

“Hebatnya Persib tak banyak terpengaruh,” ujar Mohammad Kusnaeni, Rabu (7/5/2025).

Menurut Kusnaeni, Performa mereka relatif lebih stabil dibanding tim yang materi skuadnya sebetulnya lebih kuat, seperti Dewa United atau Bali United. Kunci utama sukses Persib adalah suasana tim yang kondusif, tidak hanya bebas dari persoalan gaji pemain, hubungan antarpemain.

“Atau antara pemain dan pelatih serta manajemen juga sangat baik,” ujarnya.

Kunci keberhasilan lain adalah kualitas kepelatihan Bojan Hodak. Ia mampu memaksimalkan potensi para pemain lapis kedua seperti Kakang Rudianto, Rian Kurnia, Zalnando, atau Robby Darwis saat pemain utama bergantian cedera.

“Pemain pelapis yang tampil bagus itulah alasan Persib bisa lebih konsisten,” tuturnya.

Meskipun memang ada saatnya juga ketika kehilangan pemain utama itu sangat terasa ketika menghadapi lawan-lawan kuat sesama calon juara. Paling akhir, Persib musim ini sedikit terbantu oleh inkonsistensi para rivalnya.

“Persija banyak masalah internal dan Bali United kurang bagus dalam rekrutmen striker,” katanya.

Pesaing lain, Persebaya, materi skuadnya kurang merata. Sementara Borneo tak punya pemain yang bisa jadi pemimpin di lapangan.

Pesaing serius Persib musim ini praktis hanya Dewa United. Sayangnya tim ini juga belum punya kematangan dan mental juara. Ditambah lagi kurangnya dukungan suporter militan membuat pemain Dewa seperti berjuang sendiri di lapangan.

Tapi Persib tak boleh terlalu lama terlena dengan gelar ini. Mereka harus segera menyiapkan regenerasi yang baik kalau tak ingin mengalami kemunduran prestasi musim depan.

Sebagian besar pemain kunci Persib sudah di atas kepala tiga usianya. Sebut saja Nick Kuipers, Gustavo Franca, Adam Alis, Ciro Alves, dan banyak lagi. Dengan jadwal dan persaingan yang makin ketat musim depan, Persib butuh lebih banyak pemain usia emas (23-28 tahun) di barisan starter-nya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....