Mengenal Pribadi Agung Nabi Muhammad SAW
- 09 Sep 2024 13:28 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang : Nabi Muhammad SAW tidak hanya dikenal sebagai nabi terakhir, tetapi juga sebagai contoh teladan dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Tanjungpinang, Senin, (9/9/2024) Ustadz Satrio mengatakan tentang bagaimana sosok Nabi Muhammad SAW. Rasulullah adalah orang yang bermuka manis dan lembut budi pekertinya.
Beliau seorang yang lembut lembut kepada sahabatnya apalagi kepada musuh, maka musuh segan kepada beliau. Beliau tidak bengis, tidak sangar tidak pula berkata kasar. Karena lidah orang bisa bertengkar, karena lidah orang bisa bercerai, karena lidah juga orang tidak bertenggur sapa.
“Beliau tidak kikir, beliau itu orangnya dermawan dan orang yang suka berbagi, maka ini yang mesti kita tengok dari kepribadian beliau. Seiring dengan itu Raja Ali Haji menjelaskan dalam Gurindam 12-nya bakhil jangan diberi singgah, itulah perampok yang amat gagah,” ujar Satrio.
Ada tiga sifat pada diri orang yang Nabi Muhammad SAW tinggalkan, beliau tidak mau mengikuti orang tersebut. Yang pertama kalau ada orang berbantah-bantahan. Karena berbantah-bantahan itu akan membuat perpecahan, akan membuat persaudaran akan menjadi renggang.
“Yang kedua, orang yang menyombongkan diri. Nabi tak suka ada orang menyombongkan diri, karena kalau manusia sombong, apa yang disombongkan? Tidak ada kita punya hidup di dunia ini. Hanya Allah yang pantas untuk sombong,” ujarnya.
Yang ketiga beliau juga tidak suka kepada orang yang mencari membuka aib orang lain. Daripada kita membuka aib orang lain lebih baik lihat kekurangan diri sendiri.
“Maka kalau ada orang saling membuka aib, mencari kesalahan orang lain Nabi tak suka. Siapa yang menutup aib saudaranya, maka Allah akan tutup aibnya di dunia sampai ke akhirat kelak,” ucapnya.
Satrio juga mengatakan Rasulullah SAW tidak pernah mengatakan tidak saat diminta sesuatu. Ada orang minta bantuan, Nabi tidak pernah mengatakan tidak karena pasti ada solusinya. Memudahkan urusan orang lain sangatlah baik, karena tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.
Pribadi agung Nabi Muhammad SAW adalah teladan yang sangat berharga bagi umat Islam dan seluruh umat manusia. Memahami dan meneladani pribadi beliau, adalah cara terbaik untuk menerapkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan kita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....