Mengenal MTsN 1 Batam dengan Kurikulum Bertaraf Internasional
- 07 Mar 2024 19:25 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang : MTsN 1 Batam hingga hari ini menjadi satu-satunya Madrasah Tsanawiyah di Kepri yang menggunakan Kurikulum Cambridge, atau teregristrasi sebagai Center School kurikulum Cambridge.
Hal ini merupakan upaya Kanwil Kementerian Agama Kepri untuk memajukan kualitas pendidikan Agama di Kepri. Sehingga masyarakat memiliki pilihan untuk mendapatkan sekolah agama dengan kualitas pendidikan internasional.
Kepala MTsN 1 Batam Rudi Hartono mengatakan, untuk mengembangkan kurikulum Cambridge tersebut bahkan pihak sekolah terlebih dahulu harus belajar di MAN 4 Jakarta (sebagai center school kurikulum Cambridge bagi madrasah aliyah).
“Setelah dikaji alhamdulillah bisa dikembangkan,” kata Rudi Hartono, dikutip dari press rilis Kanwil Kementerian Agama Kepri, Kamis (7/3/2024).
Proses untuk menjadi Center School Kurikulum Cambridge ini cukup panjang. Hingga akhirnya menjadi MTs pertama yang memiliki Kurikulum Cambridge di Kepri sebagai daerah perbatasan di Indonesia.
“Setelah mengurus legalitas pendirian center school ke Cambridge Assesment Internasional Education, visitasi, dan kemudian verifikasi dokumen dan kesiapan hasilnya bagus dan layak menjadi center school,” ujar Rudi.
Dengan predikat Center School program Cambridge yang disandang MTsN 1 Batam, membuat madrasah ini memiliki wewenang menjadi fasilitator program Cambridge bagi madrasah tsanawiyah se-Kepulauan Riau.
“Kita diberi keleluasaan untuk menjadi fasilitator program Cambridge sekaligus ujian Cambridge untuk madrasah tsanawiyah negeri dan swasta se-Kepri," ujarnya.
Untuk menjamin kualitas penerapan Program Cambridge, MTsN 1 Batam melibatkan konsultan terpercaya untuk mengawasi pengembangan pembelajaran berjalan on the track (aturan).
“Menyeleksi siswa dan guru serta melakukan supervisi menjadi tugas konsultan, minimal 1 semester sekali untuk memberikan bimbingan bagaimana mengembangkan pembelajaran sesuai Cambridge,” tuturnya.
Menurut Rudi, banyak kelebihan yang didapat siswa kelas Cambridge ketika akan melanjutkan studi ke jenjang pendidikan selanjutnya. Peluang masuk ke perguruan tinggi dunia pun terbuka lebar.
Kurikulum Cambridge di MTsN 1 Batam sudah memasuki tahun kedua. Saat ini ada 2 kelas yang menerapkan kurikulum ini yakni, 1 rombongan belajar (rombel) kelas VII dan 1 rombel kelas VIII.
Kelas ini mengajarkan 3 mata pelajaran yakni, bahasa Inggris, Sains, dan Matematika yang berbasis kurikulum Cambridge, sedangkan mata pelajaran lainnya masih mengadopsi kurikulum nasional.
“Untuk awal agak kesusahan karena tidak terbiasa ngomong langsung bahasa Inggris, pembelajaran menggunakan bahasa Inggris, karena jarang digunakan di kehidupan sehari-hari, untuk awal-awal pasti susah tapi lama-lama gampang menerimanya,” kata Salah satu siswi kelas VIII Cambridge Belia Gladisyafurry.
Selain melatih kefasihan bahasa Inggris, Belia menyebutkan sistem pembelajaran di kelas Cambridge juga melatih logika berpikirnya.
“Di kelas kami belajar bekerja secara tim, melakukan eksperimen, terkadang observasi, pembelajarannya menggunakan logika, di kelas Cambridge ini saya cukup banyak belajar secara eksperimen yang di luar ekspektasi saya,” ujarnya.
Salah satu guru di kelas Cambridge, Miss Tiwi, seorang guru Sains kelas Cambridge menjelaskan, perbedaan pembelajaran di kelas Cambridge selain karena menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, juga karena di kelas ini siswa dilatih untuk memahami proses, tidak sekadar menilai hasil akhir.
“Hasil akhirnya tidak terlalu diukur tapi bagaimana melalui prosesnya dalam pembelajaran, karena dalam sains bagaimana mereka bisa problem solving (memecahkan masalah), melakukan eksperimen di labor dan bisa mengaplikasikan dari yang sudah dipelajari dalam kelas,” ucapnya.
Ketika ditanya perbedaan mengajar di kelas VII dan kelas VIII program Cambridge, Tiwi menjawab dua kelas ini memiliki tantangannya masing-masing. Kelas VII masih berkutat pada adaptasi bahasa, sedangkan kelas VIII beradaptasi pada kosakata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....