Keterbukaan Informasi Publik Dorong Transparansi Kinerja Pemerintah

  • 07 Okt 2026 14:53 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bintan, Harjo Waluyo, menilai keterbukaan informasi publik bagian penting dalam mendorong transparansi kinerja pemerintahan. Sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan.

Menurutnya, lahirnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) memiliki tujuan. Diantaranya, mendorong transparansi, mencegah korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), serta membuka ruang bagi masyarakat untuk melakukan pengawasan.

“Keterbukaan informasi itu penting untuk semua pihak, termasuk bagi jurnalis,” ujar Harjo Waluyo, Rabu, 7 Oktober 2026.

Diakuinya, keterbukaan informasi tetap memiliki batasan. Sejumlah informasi dapat dikecualikan, terutama yang berkaitan dengan pertahanan negara maupun privasi dan kerahasiaan pribadi.

“Memang ada sebagian yang tidak dapat dibuka secara gamblang. Sebagai contoh, yang sifatnya membahayakan pertahanan negara dan yang sifatnya pribadi,” katanya.

Di sisi lain, ia menilai masih terdapat informasi yang dibutuhkan wartawan maupun masyarakat tidak diperoleh secara utuh dari unsur pemerintahan maupun swasta. Salah satu pola yang kerap ditemui penyampaian informasi melalui satu pintu, seperti lewat humas.

Dengan demikian, kata Harjo, pola tersebut dapat membuat informasi yang diterima wartawan menjadi terbatas. Karena Humas belum tentu merupakan pihak yang memegang kebijakan atau memiliki kewenangan menjelaskan persoalan secara menyeluruh.

“Jadi ini modusnya, lewat pintu Humas. Menghindar untuk menggali informasi lebih dalam. Ya, antara menghindar atau cari aman,” ucapnya.

Ketua PWI Bintan, menambahkan kondisi tersebut juga menjadi tantangan bagi wartawan supaya tidak bergantung pada rilis resmi pemerintah. Jurnalis dituntut aktif menggali informasi dan melakukan pendalaman terhadap persoalan yang menjadi kepentingan publik.

“Karena wartawan itu juga memiliki tanggungjawab untuk menyajikan pemberitaan secara berimbang dengan menggali informasi dari berbagai pihak,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....