Lapas Dabo Buka Jalan Pendidikan Bagi Warga Binaan

  • 06 Okt 2026 16:26 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Masa pidana tidak harus menjadi akhir perjalanan pendidikan. Lapas Kelas III Dabo Singkep justru membuka ruang bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk kembali belajar dan menyiapkan diri sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Kabupaten Lingga, Selasa, 6 Oktober 2026. Kerja sama diarahkan untuk memperkuat akses pendidikan kesetaraan bagi warga binaan.

Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Yusrifa Arif, mengatakan pendidikan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. WBP tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga perlu memperoleh bekal untuk membangun kehidupan setelah bebas.

“Pendidikan adalah bagian penting dari proses perubahan," kata Yusrifa.

Melalui kerja sama tersebut, WBP mendapat kesempatan mengikuti program pendidikan kesetaraan. Program ini diharapkan membantu mereka meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kepercayaan diri sekaligus memperoleh pengakuan akademik melalui ijazah.

"Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga mendapatkan bekal yang dapat mereka gunakan ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Bagi warga binaan, kesempatan belajar memiliki makna lebih dari sekadar mendapatkan dokumen pendidikan. Pendidikan menjadi salah satu bekal untuk memutus keterbatasan dan membuka peluang ketika mereka kembali menjalani kehidupan di luar lapas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....