Pengurus HA IPB Kepri Masa Bakti 2025-2029 Dikukuhkan

  • 03 Okt 2026 16:30 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) Kepulauan Riau (Kepri) masa bakti 2025-2029 resmi dikukuhkan. Pengukuhan berlangsung di Aula Balairung Wan Seri Beni, Kompleks Perkantoran Gubernur Kepri, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat dipercaya sebagai Ketua DPD HA IPB Kepri, didampingi Arga Permadi sebagai sekretaris. Kepengurusan tersebut dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum DPP HA IPB, Fauzi H Amro.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengapresiasi keberadaan HA IPB dan mendorong para alumni untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kompetensi dan keahlian para alumni dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri.

”Semua alumni IPB bersama-sama untuk membangun Kepri sesuai Asta Cita dan visi-misi tujuh kabupaten kota,” ujar Nyanyang Haris Pratamura.

Nyanyang mengatakan, Kepri membutuhkan dukungan investasi serta sumber daya manusia yang mumpuni untuk mendorong pemerataan pembangunan di berbagai bidang. Menurutnya, sebagai daerah kepulauan, Kepri memiliki potensi besar pada sektor kelautan dan perikanan yang perlu dikelola secara optimal.

Nyanyang menyebutkan, Kepri memiliki lebih dari 2.000 pulau besar dan kecil dengan sekitar 94 persen wilayahnya berupa laut. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi pengembangan ekonomi, khususnya melalui sektor industri maritim dan budidaya perikanan di tujuh kabupaten dan kota.

Ia berharap, HA IPB dapat memberikan gagasan dan program konkret berbasis pendekatan saintifik untuk mengembangkan berbagai potensi daerah. Hal itu mencakup sektor pertanian, ketahanan pangan, kelautan dan perikanan maupun sektor lainnya.

”Harapannya, melahirkan gagasan agar menjadi daya saing Kepri di gerbang ASEAN,” ucapnya..

Direktur Pengembangan Karier, Kewirausahaan dan Hubungan Alumni IPB, Puji Mudiana, mengatakan alumni IPB merupakan salah satu aset bangsa yang dapat berkontribusi dalam pengembangan riset, akademis dan inovasi. Kontribusi tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui karya nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

”Alumni IPB bisa bekerja di semua bidang, terutama sektor pertanian, dengan membawa integritas maupun kecakapan kompetensi masing-masing,” ujar Puji Mudiana.

Ia menyebutkan, sejumlah putra-putri asal Kepri saat ini tengah menempuh pendidikan di IPB. Ia berharap, Pemprov Kepri dan pemerintah kabupaten/kota dapat memberikan dukungan kepada para mahasiswa tersebut.

Menurutnya, keberadaan alumni IPB di daerah juga dapat menjadi wadah untuk memberikan pendampingan kepada mahasiswa. Hal ini, ketika melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kepri.

”Alumni memberikan support adik-adiknya saat melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kepri nantinya,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....