Neraca Perdagangan Kepri pada Agustus 2026 Mengalami Defisit
- 02 Okt 2026 20:15 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat pada Bulan Agustus 2026 Neraca perdagangan Kepri mengalami defisit. Neraca Perdagangan Kepri pada bulan Agutus 2026 mengalami defisit sebesar US$163, 91 juta.
Plt. Kepala BPS Kepri, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan defisit yang terjadi pada pada Agustus 2026 dikarenakan nilai ekspor Kepri lebih rendah dibandingkan dengan nilai Impor. Tercatat kinerja ekspor Kepri pada bulan Agustus sebesar US$1.919,08 juta, sementara nilai impor Kepri sebesar US$2.083,00 juta.
“Secara komulatif dari bulan Januari-Agustus 2026 neraca perdaganagan Kepri juga mengalami defisit sebesar US$1.251,00 juta,” ujar Margaretha Ari Anggorowati, Jumat, 2 Oktober 2026.
Kondisi Neraca perdagangan dengan 5 negara utama yaitu Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, India dan Tiongkok. Pada Agustus 2026, surplus neraca perdagangan tertinggi terjadi dengan Amerika Serikat sebesar US$411,43 juta.
Sementara defisit neraca perdagangan terbesar terjadi dengan Tiongkok sebesar US$826,84 juta. Perdaganag Kepri dengan Singapura Surplus US$252,53 juta, dengan India juga mengalami surplus US$136,40 juta, Sementara dengan Malaysia mengalami defisit sebesar US$33,35 juta.
“Akumulasi transaksi perdagangan dengan kelima negara utama tersebut tercatat mengalami defisit sebesar US$59,83 juta,” tuturnya.
Secara komulatif neraca perdagangan Kepri dari bulan Januari-Agustus 2026, Surplus terbesar dengan negara Singapura sebesar US$3.019,54 juta. Kemudian dengan Amerika Serikat sebesar US$2.708,47 juta, dan India denagn surplus sebesar US$1.221,65 juta.
Defisit komulatif bulan Januari-Agustus 2026, neraca perdagangan terbesar tercatat dengan negara Tiongkok sebesar US$5.528,04 Juta. Diikuti Fed.Rusia sebesar US$562,75 juta dan Taiwan dengan defisit sebesar US$1.695,54 juta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....