Macific 2026 Perkuat Peran UMRAH Sebagai Pusat Inovasi Ilmu Pengetahuan Maritim

  • 01 Okt 2026 14:10 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi kemaritiman melalui penyelenggaraan The 6th Maritime Continent Fulcrum International Conference (MaCiFIC) 2026. Konferensi internasional tahunan ini digelar di Auditorium Kampus UMRAH, Dompak, Tanjungpinang, Kamis, 1 Oktober 2026.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMRAH, Wahyudin, selaku Ketua Pelaksana MaCiFIC 2026, mengatakan (MaCiFIC) 2026 mengusung tema “Securing the Maritime Future: Advancing Smart Technology and Governance for a Resilient Blue Economy”. MaCiFIC ke-6 diselenggarakan secara hybrid dengan mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dari Indonesia maupun berbagai negara.

“Konferensi berlangsung selama dua hari, 1–2 Oktober 2026, dan akan dilanjutkan dengan agenda Bintan Island Tour bagi para peserta dan tamu undangan,” ujar Wahyudin.

Konferensi tahun ini mengangkat delapan subtema yang mencerminkan cakupan luas isu kemaritiman. Kedelapan subtema tersebut meliputi Environmental Science and Engineering; Oceanography and Marine Technology; Marine Biodiversity and Ecosystem Conservation; Clean and Renewable Energy; Sustainable Infrastructure and Urban Planning; Archipelagic Governance and Policy; Maritime Culture and Heritage; serta Maritime Security and Geopolitics.

“Dengan tema ini, MaCiFIC diarahkan menjadi ruang pertukaran gagasan dan pengetahuan untuk menjawab berbagai tantangan kemaritiman sekaligus mendorong lahirnya kolaborasi yang berdampak,” katanya.

MaCiFIC 2026 menghadirkan empat keynote speaker dari dalam dan luar negeri serta tujuh invited speaker dari tujuh negara. Kehadiran para pembicara tersebut memperluas perspektif dalam membahas masa depan kawasan maritim dari berbagai sudut pandang keilmuan dan kebijakan.

Empat keynote speaker yang hadir adalah Prof. Marina D. Sokolova dari Far Eastern State Technical Fisheries University, Rusia; Laksdya TNI (Purn) Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, Deputy Head of the National Research and Innovation Agency (BRIN) Republik Indonesia; Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS., anggota DPR RI periode 2024–2029 sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2001–2004; serta Prof. Som Nath Sachdeva dari Kurukshetra University, India.

Sementara itu, invited speaker berasal dari sejumlah institusi internasional, yakni Prof. Ts. Dr. Mohd Fadzli Bin Mohd Akhir dari Universiti Malaysia Terengganu; Dr. Yahya Jahan Giri, Cultural Counselor of the Embassy of the Islamic Republic of Iran in Indonesia; Prof. Vishva Nath Attri dari Indian Ocean Rim Association dan University of Mauritius; Dr. Pierre Fournié dari Research Associate DICE-IDF–Gustave Eiffel University-Paris sekaligus President of Sufferin International; Dr. Kristóf Fenyvesi dari University of Jyvaskyla, Finlandia; Prof. Abdellatif Boukir dari Faculty of Sciences and Techniques of Fez, Maroko; serta Prof. Mi Yung Hong dari Korea National University of Education, Korea Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....