PMD Bintan Soroti Keberlanjutan Program Ketahanan Pangan Desa

  • 29 Sep 2026 14:43 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bintan menyoroti keberlanjutan program ketahanan pangan yang dikelola pemerintah desa. Salah satunya terkait pengelolaan usaha pertanian cabai di salah satu Desa yang mendapat penyertaan modal sekitar Rp180 juta.

Kepala Dinas PMD Bintan, Firman Setyawan, mengatakan berdasarkan informasi yang diterima, program ketahanan pangan tersebut sebelumnya dilaporkan berkaitan dengan budidaya cabai. Pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan pengelolaan dan keberlanjutan program tersebut.

“Seingat kami penyertaan modal awal sekitar Rp180 juta untuk program cabai. Kami masih memastikan kembali bagaimana pengelolaannya dan kenapa kegiatan tersebut tidak berjalan,” kata Firman, Selasa, 29 September 2026.

Firman menjelaskan, pola program ketahanan pangan sebelum 2025 berbeda dengan pola yang diterapkan saat ini. Sebelumnya, bantuan seperti bibit diberikan langsung kepada masyarakat untuk dikembangkan dan diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian warga.

Menurutnya, program ketahanan pangan seharusnya dapat berkelanjutan dan tidak berhenti setelah bantuan diberikan. Keuntungan dari usaha dapat disisihkan untuk pembelian bibit atau kebutuhan produksi berikutnya sehingga kegiatan pertanian tetap berjalan.

“Harapannya, bantuan yang diberikan seperti pakan dan bibit tidak hanya selesai pada satu kegiatan. Ada keuntungan yang disisihkan untuk bibit baru, sehingga kegiatan pertanian bisa terus berkelanjutan,” ujarnya.

Firman menambahkan, Dinas PMD Bintan juga tengah mengkaji kebijakan terkait penyertaan modal dan pengelolaan usaha desa. Hal ini termasuk upaya agar pengurus BUMDes dapat lebih fokus mengelola usaha dan memperoleh penghasilan dari hasil usaha tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....