BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Kepesertaan Bagi UMKM Tanjungpinang

  • 22 Sep 2026 16:29 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan sosialisasi kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, koperasi konvensional serta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Tanjungpinang. Kegiatan yang digelar di Aula Hotel CK Tanjungpinang, Selasa, 22 September 2026, bertujuan memberikan edukasi mengenai manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja dan keluarganya.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Iwan Kurniawan, mengatakan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan penting bagi masyarakat pekerja, termasuk pelaku usaha di Kota Tanjungpinang. Menurutnya, sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha dan pekerja mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

"Tugas kami adalah salah satunya hari ini mensosialisasikan manfaat dan juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha maupun pekerja di Tanjungpinang untuk ikut program BPJS Ketenagakerjaan," ujar Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Iwan Kurniawan.

Iwan mengatakan iuran BPJS Ketenagakerjaan relatif terjangkau dibandingkan manfaat perlindungan yang diberikan kepada peserta. Ia berharap dukungan Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat membantu pelaksanaan program perlindungan pekerja berjalan dengan baik.

Pelaku UMKM yang ingin menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat melakukan pendaftaran secara daring maupun datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan. Proses tersebut kini dibuat lebih mudah sehingga pekerja dapat memperoleh perlindungan setelah melakukan pendaftaran dan pembayaran iuran.

"Sangat simple dan sangat mudah tidak harus datang ke kantor saja, cukup daftar melalui online, sejak daftar dan pembayaran iuran mereka langsung mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan," katanya.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pelaku usaha dan pekerja. Menurutnya, masih terdapat usaha kecil yang perlu didorong agar kepesertaannya dalam program BPJS Ketenagakerjaan semakin optimal.

"Ini momentum ini kita coba memasyarakatkan karena masih ada usaha kecil kita sepertinya masih harus dioptimalkan kepesertaan dalam rangka melindungi," ucap Zulhidayat.

Dirinya mengatakan manfaat BPJS Ketenagakerjaan dapat dirasakan ketika peserta maupun keluarganya menghadapi musibah atau risiko dalam aktivitas kerja. Ia menilai kehadiran program tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap masyarakat sehingga manfaat dan kemudahannya perlu terus disosialisasikan.

"Saya rasakan wujud nyata disaat musibah pemerintah hadir untuk memperhatikan masyarakatnya dan ini program baik, sosialisasi ini harus selalu kita optimalkan," tuturnya.

Zulhidayat menambahkan sebagian pelaku usaha di Tanjungpinang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, namun masih terdapat masyarakat yang belum terlindungi berdasarkan hasil identifikasi. Ia menyebut cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Tanjungpinang saat ini masih sekitar 40 persen sehingga peningkatan partisipasi menjadi pekerjaan yang perlu dilakukan bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....