Bijak Bermedia Sosial, Saring Informasi sebelum Berbagi
- 17 Sep 2026 09:41 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang — Pengguna media sosial diingatkan untuk tidak terburu-buru membagikan informasi yang diterima, terutama ketika kebenarannya belum dapat dipastikan. Kebiasaan memeriksa sumber dan memahami isi informasi menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran kabar keliru di ruang digital.
Mubaligh Kota Tanjungpinang, Ustaz Dimas Wajidi, mengatakan masyarakat perlu membiasakan diri melakukan tabayun atau memeriksa terlebih dahulu setiap informasi sebelum menyebarkannya. Menurutnya, sikap tersebut penting diterapkan karena media sosial memungkinkan sebuah informasi tersebar luas dalam waktu singkat.
“Jangan sampai ikut-ikutan yang semacam itu, kecuali sudah mengetahui secara pasti bahwasanya kabar itu memang betul ataupun sudah benar,” kata Ustaz Dimas, Kamis, 17 September 2026.
Selain memeriksa kebenaran informasi, pengguna media sosial juga perlu memperhatikan cara menyampaikan pendapat. Ustaz Dimas mengingatkan agar media sosial tidak digunakan untuk membuka aib, mempermalukan, atau menyampaikan persoalan pribadi seseorang kepada khalayak luas karena dapat memicu persoalan baru.
“Kalau semuanya kita ini di-upload di media sosial, kemudian dimasukkan di status dan sebagainya, ini akan menjadi musibah, akan menjadi bencana sehingga bencana itu akan timbul yang lebih besar lagi,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....