Kabut Asap Masih Pekat, Dinkes Anambas Imbau Masyarakat Gunakan Masker

  • 14 Sep 2026 21:15 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Anambas – Kabut asap yang melanda Kabupaten Kepulauan Anambas sejak beberapa pekan terakhir ini masih dirasakan masyarakat. Kondisi udara yang lebih pekat dari biasanya membuat masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan kesehatan pernapasan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, mengatakan pihaknya terus mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan. Imbauan tersebut disampaikan melalui media sosial maupun edukasi kepada masyarakat agar membatasi aktivitas di luar rumah.

Selain membatasi aktivitas di luar rumah, kegiatan belajar bagi siswa juga dilakukan dari rumah selama kondisi kabut asap masih mengganggu kualitas udara. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi paparan asap, terutama bagi anak-anak yang termasuk kelompok rentan terhadap gangguan pernapasan.

“Kalau tidak diperlukan untuk keluar, ya membatasilah kegiatan di luar, dan kalau pun ada kegiatan keluar gunakanlah masker,” ujar Feri Oktavia, Senin, 14 September 2026.

Hingga saat ini belum terdapat peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang signifikan akibat kondisi kabut asap. Berdasarkan pemantauan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR), kasus ISPA masih menunjukkan kondisi yang naik turun seperti biasanya.

“Untuk saat ini belum ada peningkatan kasus ISPA yang berarti, masih fluktuatif dan belum termasuk kategori yang mengkhawatirkan,” katanya.

Feri mengajak masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan, khususnya gangguan pada saluran pernapasan, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Masyarakat juga diminta tetap menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi paparan asap.

“Kalau memang ada keluhan terhadap penyakit pernapasan, kami menyarankan untuk segera ke puskesmas terdekat,” ucapnya.

Dinas Kesehatan Kepulauan Anambas akan terus memantau perkembangan kasus yang di timbulkan kabut asap. Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui lebih awal apabila terjadi perubahan atau peningkatan kasus yang berkaitan dengan kondisi lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....