Kabut Asap Tambelan, Fiven Minta Kesehatan Anak Jadi Prioritas
- 14 Sep 2026 15:52 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Bintan — Kabut asap yang melanda Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, turut berdampak terhadap aktivitas belajar siswa. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena anak-anak tetap memiliki hak mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG), meski tidak dapat mengikuti pembelajaran di sekolah akibat kondisi udara.
Ketua DPRD Kabupaten Bintan Fiven Sumanti mengatakan kondisi tersebut menjadi dilema karena aturan penyaluran MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diperuntukkan bagi anak yang bersekolah. Namun, kondisi di Tambelan berbeda karena siswa tidak masuk sekolah bukan karena libur yang telah dijadwalkan pemerintah.
"Memang ini dilema ya, kenapa peraturan yang diterapkan oleh SPPG itu kan harus bersekolah. Karena kalau tidak bersekolah, maka MBG-nya kan tidak diatur," kata Fiven, Senin, 14 September 2026.
Menurutnya, apabila SPPG menilai MBG tetap dapat diberikan kepada siswa yang terdampak kabut asap, hak anak tetap harus menjadi perhatian. Penyaluran makanan juga diharapkan dilakukan dengan mekanisme yang tepat tanpa mengabaikan kondisi kesehatan anak.
Fiven menilai kegiatan belajar sebaiknya dilakukan dari rumah selama kondisi udara belum memungkinkan siswa beraktivitas di luar ruangan. Menurutnya, memaksakan anak datang ke sekolah saat kabut asap berisiko mengganggu kesehatan.
"MPG penting, tapi lebih penting kesehatannya. Tapi alangkah baiknya kalau ini berjalan berbarengan, SPPG-nya jangan, MPG-nya bisa diantar, dan anak-anak dapat belajar dengan baik di rumah dengan tidak terpapar dengan asap," ujarnya.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mencari solusi agar hak anak mendapatkan makanan bergizi tetap terpenuhi. Di sisi lain, kesehatan dan keselamatan siswa juga harus menjadi prioritas selama kabut asap masih terjadi di Kecamatan Tambelan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....